Hago mengumumkan kompetisi Jawara Game Indonesia.
Hago mengumumkan kompetisi Jawara Game Indonesia.

Hago Gelar Kompetisi Developer Game Indonesia, Hadiah Rp135 Juta

Teknologi teknologi games
Lufthi Anggraeni • 26 November 2019 16:09
Jakarta: Dengan dukungan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (BAPAREKRAF) dan Asosiasi Game Indonesia (AGI), Hago mengumumkan kompetisi Jawara Game Indonesia.
 
Kompetisi ini diluncurkan dengan tujuan menemukan talenta pengembang game lokal, serta menciptakan peluang untuk pengembang dan meningkatkan kualitas industri game dan ekonomi kreatif di Indonesia.
 
Tidak hanya pandai dalam bermain gim, kami berharap setelah diadakannya kompetisi ini, minat muda mudi Indonesia menjadi pengembang game dan berkontribusi pada ekonomi kreatif akan menjadi lebih besar,” jelas General Manager HAGO Qiu Bin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kompetisi Jawara Game Indonesia telah dimulai sejak tanggal 20 November 2019, dan berakhir pada tanggal 12 Desember 2019. Kompetisi ini mempertandingkan sejumlah game, baik kasual maupun midcore.
 
Pemenang kompetisi Jawara Game Indonesia akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai dengan jumlah total sebesar Rp135.000.000, sedangkan game pemenang akan berpeluang untuk didistribusikan melalui HAGO, mendampingi 40 game terfavorit lainnya.
 
Sementara itu, juara kedua akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp40 juta, juara ketiga akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp20 juta, juara keempat mendapatkan Rp10 juta, dan juara kelima mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp5 juta.
 
Penyelenggaraan kompetisi ini diakui Hago didorong oleh tren game online yang kian populer di Indonesia. Saat ini, data yang dikutip Hago menyebut bahwa sebanyak 43,7 juta masyarakat Indonesia merupakan pemain game online.
 
Jumlah yang besar ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar target utama bagi perusahaan game online lokal maupun global. Untuk mengikuti kompetisi ini, Hago menerapkan sejumlah syarat kepada calon peserta, salah satunya adalah harus berkewarganegaraan Indonesia.
 
Sementara itu, tipe dan generator game yang dapat didaftarkan dalam kompetisi ini adalah HTML5, seperti Cocos Creator, Laya, Egret, BabylonJS, Phaser, pixiJS, ThreeJS, PlayCanvas, dan melonJS.
 
Peserta juga harus dapat menjamin keaslian game melalui otorisasi sah, tidak melanggar hak hukum subyek apapun, serta tidak mengandung konten suku, agama, ras, antargolongan (SARA) dan politik.
 
Penjurian akan dilakukan menggunakan skor berdasarkan permainan gim dan seni desain serta akan ada poin tambahan untuk permainan yang kreatif dan menggunakan tema yang unik. Hago akan mengumumkan pemenang kompetisi ini tanggal 18 Desember 2019.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif