Call of Duty: Black Ops 7.
Call of Duty: Black Ops 7.

Call of Duty Black Ops 7 Tambah Fitur Aksesibilitas Pakai Kontrol Alternatif

Mohamad Mamduh • 15 April 2026 19:22
Ringkasnya gini..
  • Black Ops 7 kini mendukung kontrol alternatif melalui platform Cephable.
  • Pemain bisa menggunakan suara, ekspresi wajah, dan gerakan kepala untuk bermain.
  • Fitur ini ditujukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan inklusivitas dalam game.
Jakarta: Activision menghadirkan pembaruan aksesibilitas untuk Call of Duty: Black Ops 7 melalui program pilot terbaru yang memungkinkan pemain menggunakan metode kontrol alternatif. Fitur ini mendukung platform Cephable, yang memungkinkan kontrol permainan melalui perintah suara, ekspresi wajah, hingga gerakan kepala.
 
Melalui integrasi ini, pemain kini dapat menyesuaikan cara bermain di luar penggunaan perangkat tradisional seperti controller, keyboard, dan mouse. Cephable juga menyediakan opsi kustomisasi tombol yang dapat diatur melalui aplikasi pendamping di PC maupun perangkat mobile.
 
Program pilot ini sudah tersedia dan dapat digunakan secara opsional di berbagai mode permainan, termasuk Campaign, Zombies, Dead Ops Arcade, hingga Firing Range di semua platform. Kehadiran fitur ini ditujukan untuk memberikan pengalaman bermain yang lebih inklusif, khususnya bagi pemain dengan keterbatasan mobilitas atau yang membutuhkan metode kontrol berbeda.

Meski begitu, Activision menegaskan bahwa sistem ini tidak dirancang untuk permainan kompetitif. Hal ini karena input dari Cephable memerlukan proses tambahan melalui layanan eksternal, yang berpotensi menimbulkan perbedaan latensi dibandingkan input konvensional.
 
Untuk menggunakannya, pemain perlu mengunduh aplikasi Cephable di PC atau perangkat mobile, lalu menghubungkannya ke akun Call of Duty. Setelah terhubung, pemain dapat memetakan kontrol sesuai preferensi masing-masing sebelum mulai bermain.
 
Activision juga memastikan bahwa integrasi ini telah dilengkapi dengan sistem pengamanan untuk menjaga fair play, serta dikembangkan bersama Treyarch, Beenox, dan tim RICOCHET Anti-Cheat. Pengujian fitur ini turut melibatkan komunitas disabilitas guna memastikan implementasi yang lebih optimal.
 
Seluruh input dari Cephable diproses secara lokal melalui aplikasi pendamping, kemudian diterjemahkan menjadi perintah dalam game tanpa mengotomatisasi gameplay. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Call of Duty untuk terus menghadirkan fitur yang lebih inklusif dan dapat diakses oleh lebih banyak pemain.
 
(Sheva Asyraful Fali)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA