Jadi Juara, EVOS AOV Bawa Indonesia ke AOV World Cup 2018

Cahyandaru Kuncorojati 08 Mei 2018 16:46 WIB
gamesesport
Jadi Juara, EVOS AOV Bawa Indonesia ke AOV World Cup 2018
EVOS AOV berhasil menjadi juara pertama AOV Star Legague 2018 Season 1. (Garena Indoenesia)
Jakarta: Laga grand final AOV Star League 2018 yang berlangsung pada tanggal 6 Mei 2018 di Mall Taman Anggrek, Jakarta, resmi berakhir.

Laga yang menjadi pertarungan antar tim profesional game Arena of Valor sekaligus menjadi laga untuk mementukan wakil Indonesia di laga selanjutnya yakni AOV World Cup 2018 di Los Angeles Amerika Serikat.

Pada laga grand final kemarin, tim EVOS AOV keluar sebagai juara pertama yang berhasil menyingkirkan tim profesional lainnya yang sudah sering menorehkan prestasi di game mobile yang dilis oleh Garena Indonesia. EVOS AOV menjadi juara pertama setelah dalam laga final mengalahkan tim GGWP.ID dengan skor 3-1.


Ada empat tim profesional Indonesia di game AOV yang berhasil lolos: EVOS AOV, GGWP.ID, Bigetron Esports, dan Saudara Esports. Sayangnya, Bigetron harus puas di posisi ketiga dan Saudara Esports di posisi keempat.



Pertarungan antara EVOS AOV dan GGWP.ID tergolong sengiut mengingat tim EVOS AOV lahir dari sebuah tim esport profesional Indonesia yang sudah sering terdengar namanya di beragam kompetisi sementara tim GGWP.ID sempat berada di posisi buncit di laga klasemen liga hingga berhasil masuk ke grand final dan menjadi juara runner-up.

Berdasarkan pantauan Medcom.id di lokasi acara, laga grand final dari AOV Star League 2018 berhasil menyedot banyak penggemar game mobile. Dalam acara tersebut Staf Khusus Bidang Keolahragaan Kemenpora Tommy Kurniawan juga menyampaikan bahwa pihaknya mendapatkan kabar game tersebut masuk cabang pertandingan di Asian Games 2018.



Tentu saja perjuangan tim EVOS AOV dengan membawa pulang title juara pertama AOV Star League 2018 Season 1 dan membawa pulang hadian senilai Rp500 juta belum selesai.

Setelah mendapatkan tiket menuju AOV World Cup 2018 mereka harus bersiap untuk bertemu tim esport profesional game AOV negara lain yaitu Taiwan/Hong Kong/Makau, Thailand, Vietnam, Singapura/Malaysia/Filipina, Korea, Amerika Utara, Amerika Selatan dan Amerika Selatan.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.