Dalam presentasi tersebut, tim pengembang menjelaskan ambisi mereka untuk menghidupkan skala konflik galaksi yang ikonik dari Warhammer 40,000. Fokus utama terletak pada kampanye berbasis sandbox dan keberagaman faksi yang menjadi ciri khas semesta karya Games Workshop tersebut.
Para penggemar diberikan gambaran visual bagaimana peperangan futuristik yang brutal diintegrasikan ke dalam mekanisme strategi mendalam yang selama ini menjadi kekuatan utama seri Total War.
Momen paling mendebarkan dalam pengungkapan ini adalah cuplikan pertempuran antara pasukan Astra Militarum melawan gerombolan Orks. Pertempuran tersebut berlangsung di peta Shattered Expressway, sebuah wilayah hancur di dunia Imperial yang tercemar polusi. Peta ini memamerkan tingkat kehancuran lingkungan, skala unit yang masif, serta kedalaman taktis baru yang disesuaikan dengan persenjataan jarak jauh dan teknologi canggih khas abad ke-41.
The Creative Assembly, yang didirikan pada tahun 1987, telah membuktikan kapabilitasnya dalam mengolah genre strategi melalui waralaba Total War yang telah terjual lebih dari 48,3 juta kopi di seluruh dunia.
Setelah sukses dengan trilogi fantasi Warhammer, kolaborasi terbaru dengan Games Workshop ini dipandang sebagai evolusi terbesar bagi studio tersebut. Selain judul ini, pengembang juga diketahui tengah mengerjakan proyek besar lainnya, termasuk Total War: Medieval III.
Sebagai penutup yang manis bagi para pemain, pihak studio mengonfirmasi bahwa Beta Tertutup (Closed Beta) akan diluncurkan pada akhir tahun ini. Para pemain yang ingin merasakan langsung pengalaman memimpin pasukan di medan perang galaksi dapat mendaftarkan diri sekarang melalui situs resmi mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News