Cover GTA 6. (Sumber: Rockstar)
Cover GTA 6. (Sumber: Rockstar)

Trailer Terbaru GTA VI, Ada Duo Elektronik Justice

Mohamad Mamduh • 16 Oktober 2026 10:17
Ringkasnya gini..
  • Rockstar Games merilis trailer terbaru GTA VI dengan lagu latar karya duo elektronik Justice.
  • Soundtrack resmi GTA VI: The Album kini sudah dapat diakses via pre-save dan pesan awal fisik.
  • Trailer fokus pada sinematik Jason dan Lucia di Vice City jelang rilis 19 November.
Jakarta: Rockstar Games resmi merilis trailer terbaru dari game Grand Theft Auto VI (GTA VI) yang diiringi musik Anyar. Cuplikan kali ini menghadirkan komposisi audio dari duo elektronik ternama, Justice, yang juga bertindak sebagai komposer di balik skor orisinal game tersebut.
 
Lagu berjudul “Flower in a Hurricane” hasil kolaborasi Justice bersama Tame Impala, SZA, dan King Gizzard & The Lizard Wizard turut masuk dalam Grand Theft Auto VI: The Album. Album lagu tema resmi ini sudah dapat disimpan terlebih dahulu (pre-save) di berbagai platform penstriman musik utama, serta dipesan di awal (pre-order) dalam format piringan hitam (vinyl) maupun CD melalui laman resmi gtavi-thealbum.com.
 

Mengupas Masa Lalu Jason dan Sinematik Vice City


Video berdurasi 1 menit 30 detik tersebut menyoroti latar belakang masa lalu Jason yang kelam, termasuk kepulangannya dari dinas militer dalam kondisi kurang baik. Selain menampilkan dinamika hubungan antara Jason dan Lucia, trailer ini memperlihatkan beragam aksi dunia terbuka yang sarat ledakan serta deretan aksi kriminal di seantero Vice City.

Fokus utama cuplikan kali ini tertuju pada kualitas sinematik game menjelang peluncuran resminya pada 19 November mendatang. Pada bagian akhir tayangan, muncul keterangan “Play Best on PS5” yang menegaskan kemitraan strategis antara Rockstar Games dan Sony.

Melalui kolom deskripsi trailer, Rockstar turut menyisipkan narasi latar tempat dan cerita:
"Vice City, AS. Jason dan Lucia selalu tahu bahwa nasib tidak berpihak pada mereka. Namun ketika sebuah rencana mudah berujung kekacauan, mereka mendapati diri mereka berada di sisi tergelap dari tempat terpaling cerah di Amerika, terperangkap di tengah konspirasi kriminal yang meluas di seluruh negara bagian Leonida — memaksa mereka untuk saling bergantung lebih dari sebelumnya jika ingin selamat."


  (Nur Aldiansyah Amirulloh)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA