Perangkat ini menjadi salah satu handheld gaming pertama yang mengandalkan platform Intel Arc G3 Extreme, generasi terbaru prosesor yang dirancang khusus untuk perangkat gaming berbasis Windows 11.
Kehadiran Predator Atlas 8 menandai langkah baru Acer di pasar handheld gaming yang selama ini didominasi perangkat berbasis AMD seperti Steam Deck, Asus ROG Ally, dan Lenovo Legion Go.
Dikutip dari WCCF tech, Acer mencoba menawarkan kombinasi performa tinggi, layar besar, dan kapasitas baterai yang lebih besar dibanding banyak pesaing di kelasnya.
Meski harga resminya belum diumumkan, Predator Atlas 8 diproyeksikan menjadi salah satu produk unggulan Acer untuk gamer yang menginginkan pengalaman bermain game PC dalam format portabel.
Spesifikasi Acer Predator Atlas 8
Jantung utama Predator Atlas 8 adalah Intel Arc G3 Extreme, prosesor handheld terbaru Intel yang dibangun dengan konfigurasi 14 inti CPU. Chip ini menggabungkan dua Performance Core untuk tugas berat, delapan Efficient Core untuk beban kerja multi-thread, dan empat Low-Power Efficient Core yang difokuskan pada efisiensi daya.Untuk grafis, Acer mengandalkan GPU Intel Arc B390 yang membawa 12 Xe3 Core. Kombinasi tersebut memungkinkan perangkat menjalankan game modern dengan dukungan ray tracing serta teknologi Intel XeSS 3 berbasis AI untuk meningkatkan frame rate dan kualitas visual.
Acer menyebut platform ini dirancang untuk memberikan performa gaming tinggi tanpa mengorbankan efisiensi baterai, sebuah aspek yang menjadi tantangan utama pada perangkat handheld modern.
Predator Atlas 8 dibekali layar sentuh berukuran 8 inci dengan resolusi WUXGA 1.920 x 1.200 piksel.
Panel tersebut mendukung refresh rate 120Hz dan Variable Refresh Rate (VRR) untuk menghasilkan animasi yang lebih halus saat bermain game. Tingkat kecerahannya mencapai 500 nits sehingga tetap nyaman digunakan di lingkungan yang terang.
Ukuran layar yang lebih besar dibanding banyak handheld gaming lain di pasaran juga menjadi salah satu daya tarik utama perangkat ini, terutama untuk game AAA yang membutuhkan area tampilan lebih luas.
Salah satu spesifikasi yang cukup menonjol adalah penggunaan baterai berkapasitas hingga 80Wh.
Kapasitas tersebut tergolong besar untuk perangkat handheld dan menjadi salah satu yang terbesar di kelasnya saat ini. Acer berharap kombinasi baterai besar dan efisiensi Intel Arc G3 Extreme dapat memberikan waktu bermain lebih lama dibanding generasi sebelumnya.
Untuk menjaga suhu tetap stabil, Acer menyematkan sistem pendingin AeroBlade yang menggunakan dua kipas. Salah satunya merupakan kipas berbahan metal yang diklaim mampu meningkatkan aliran udara hingga 10 persen dibanding desain konvensional.
Sistem pendingin tersebut dipadukan dengan teknologi Vortex Flow untuk membantu mempertahankan performa saat menjalankan game berat dalam waktu lama.
Acer juga membekali Predator Atlas 8 dengan spesifikasi yang lebih dekat ke laptop gaming dibanding perangkat handheld biasa.
Perangkat ini dapat dikonfigurasi dengan RAM LPDDR5x hingga 24GB berkecepatan 7467 MT/s dan penyimpanan SSD PCIe Gen4 NVMe hingga 1TB.
Dari sisi konektivitas, tersedia dua port Thunderbolt 4, slot kartu microSD UHS-II, jack audio 3,5 mm, Intel Killer Wi-Fi 7, serta Bluetooth 5.4.
Acer juga menyertakan berbagai kontrol fisik yang umum ditemukan pada handheld gaming premium, termasuk joystick analog penuh, Hall-effect trigger, tombol macro, Xbox Game Bar Widget, dan tombol khusus PredatorSense untuk mengatur performa perangkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News