Microsoft Project xCloud memungkinkan game di konsol dimainkan streaming di smartphone maupun tablet.
Microsoft Project xCloud memungkinkan game di konsol dimainkan streaming di smartphone maupun tablet.

Microsoft: Cloud Gaming Masih Bermasalah di Internet

Teknologi game microsoft
Cahyandaru Kuncorojati • 26 Desember 2019 07:59
Jakarta: Tren cloud gaming sudah memasuk tahap awal, Google Stadia menjadi yang pertama menggelar dan mengkomersialkan layanan streaming game ke berbagai perangkat. Namun, kendala di layanan ini pernah dilaporkan masih terkendala di internet.
 
Latensi yang naik turun dengan konsumsi data yang besar jadi risiko yang harus ditanggung pelanggan layanan ini. Microsoft yang masih dalam tahap uji coba dengan Project xCloud ternyata mengakui bahwa layanan cloud gaming masih jauh dari kata sempurna yang menindikasikan masih belum matang.
 
Beberapa waktu lalu Game Informer mewawancarai tim pengembangan Project xCloud milik Microsoft. Di wawancara tersebut mereka menjelaskan bagaimana mudahnya pengembang (developer) membuat game bisa diakses secara streaming.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penjelasan ini menekankan bahwa kerja sama dengan Microsoft Project xCloud akan sangat mudah bagi developer game. Meskipun begitu, mereka mengakui bahwa latensi dari koneksi internet masih menjadi masalah. Jadi pengalaman cloud gaming terbaik masih harus mengandalkan koneksi internet yang stabil yang masih tersedia di beberapa belahan dunia saja.
 
Latensi koneksi internet bisa dipahami sebagai kecepatan sebuah koneksi di server penyedia cloud gaming dalam menerima permintaan data dan mengirimkannya ke perangkat yang memainkan game. Latensi yang tidak stabil akan terlihat dalam loading game yang lama atau tersendat.
 
"Kami menemukan bahwa konsistensi dari latensi jauh lebih penting. Kami terus berusaha agar membuat ini menjadi sangat konsisten (stabil) sebisa mungkin," tutur Vice President Project xCLoud Microsoft, Kareem Choudhry.
 
Dia menyebutkan beberapa gamer yang bisa mengakses layanan Project xCloud dalam tahap uji publik biasanya bermain di jam tertentu di mana latensi koneksi internet lebih bagus alias jam-jam sepi pemain.
 
Choudhry mengakui bahwa proses untuk mendapatkan koneksi internet dengan latensi yang stabil akan masih sangat lama seiring perkembangan internet di dunia. Head of Xbox Microsoft, Phil Spencer justru dengan tegas menyebut bermain secara lokal atau dengan konsol masih lebih baik dibandingkan cloud gaming.
 
"Tempat terbaik untuk bermain adalah secara lokal (konsol). Teknologi streaming (cloud) hanya soal kenyamanan. Ini ada pilihan saat Anda sedang tidak bisa menggunakan konsol tapi ingin tetap bermain game yang biasa dimainkan," jelas Spencer.
 
Penjelasan pihak Microsoft berbanding terbalik dengan Google Stadia, yang dalam beberapa kesempatan mengklaim era konsol game akan segara tergantikan cloud gaming.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif