Sebelum dirilis, Dungeon Settlers berhasil masuk ke dalam jajaran 50 demo paling banyak dimainkan (top 50 most played demos) selama gelaran Steam Next Fest pada Juni 2026. Selain itu, game ini sukses melampaui angka 200 ribu daftar keinginan (wishlist) di platform Steam. Atas pencapaian tersebut, CanOpener dijadwalkan memamerkan game ini pada ajang Tokyo Game Show 2026.
Inspirasi dari Anime DanMachi
Chief Executive Officer (CEO) CanOpener, Logan Moon, mengungkapkan bahwa ide dasar pengembangan Dungeon Settlers berasal dari anime populer Is It Wrong to Try to Pick Up Girls in a Dungeon? atau yang dikenal dengan nama DanMachi. Ia mengaku tertarik dengan penceritaan dan dinamika petualangan di dalamnya."Para karakter tidak sekadar masuk ke dungeon untuk melawan monster. Mereka juga memiliki kehidupan di atas permukaan, harus bersiap sebelum berpetualang, serta membangun interaksi dengan karakter lain," kata Logan, dikutip dari Gamerwk.
Kegemarannya pada game strategi seperti Windward serta genre simulasi koloni memicu gagasan untuk menciptakan konsep serupa. Logan ingin menghadirkan game simulasi koloni yang tidak hanya berfokus pada pembangunan, tetapi juga memiliki sistem pertempuran (combat) yang lebih mendalam.
Jadwal Rilis Dimajukan
Pencapaian 200 ribu wishlist mendorong pihak pengembang untuk memajukan jadwal rilis global dari yang semula direncanakan pada 10 September menjadi 4 September 2026. Game ini kini dapat diakses oleh pengguna PC (Windows) melalui Steam.
"Umpan balik dari pemain saat playtest publik pertama sangat membantu kami memperbaiki kekurangan game ini. Dukungan dan antusiasme tersebut memberi kami keberanian untuk segera menyelesaikan proyek ini," ujar pihak pengembang, dikutip dari Niche Gamer.
Mekanisme Permainan dan Pertempuran
Dalam Dungeon Settlers, pemain berperan sebagai komandan yang diutus oleh Guild. Tugas utamanya adalah mendirikan bangunan, mengelola pemukiman, serta merekrut anggota yang memiliki kemampuan dan sifat unik. Pemain kemudian dapat membentuk tim ekspedisi beranggotakan empat orang untuk menjelajahi dungeon guna mengumpulkan sumber daya.
Sistem pertempuran dalam game ini dirancang secara real-time dengan opsi jeda (real-time with pause). Fitur ini memungkinkan pemain menganalisis pergerakan musuh, merancang strategi, dan mengombinasikan keterampilan karakter secara efektif.
Semakin jauh eksplorasi dilakukan, tantangan dan musuh yang dihadapi akan semakin berbahaya, namun imbalan sumber daya yang diperoleh juga akan semakin bernilai. Selain eksplorasi, game ini dilengkapi fitur manajemen sumber daya, riset, serta pengembangan karakter secara prosedural.
Fokus Pengembangan Fitur
Terkait sistem hubungan antarkarakter (relationship), pengembang menegaskan bahwa fitur tersebut belum menjadi prioritas utama saat ini. Tim CanOpener masih berfokus mendalami dan mematangkan sistem pertempuran terlebih dahulu. Namun, pihak pengembang tidak menutup kemungkinan untuk menambahkan fitur interaksi relasi tersebut di masa mendatang.
(Nur Aldiansyah Amirulloh)