Salah satu unggahan yang memperlihatkan permainan ini dibagikan akun Instagram @tadabbur_visual. Dalam video tersebut, terlihat karakter virtual mengenakan pakaian ihram dan berada di area yang menyerupai Masjidil Haram, lengkap dengan replika Ka'bah.
Unggahan itu juga menampilkan tulisan yang ditujukan kepada pengembang game. "Asli developer Game Simulator Umroh ini semoga hidupnya dipenuhi kebaikan," demikian tulisan dalam video tersebut.
Sementara itu, akun @tadabbur_visual menuliskan ungkapan apresiasi dalam keterangan unggahannya, "MASUK SURGA PLISS ENTE YANG BIKIN INI! MAKASIH BANYAK!!"
Syumra Simulator Buatan Developer Indonesia
Syumra Simulator merupakan proyek yang dikembangkan oleh Erwin Hermanto. Gim ini menggunakan teknologi tiga dimensi (3D) untuk menghadirkan gambaran perjalanan ibadah umrah secara interaktif.Berbeda dari panduan manasik yang biasanya disampaikan melalui tulisan atau gambar, pengguna dapat membuat karakter sendiri dan menggerakkannya di lingkungan virtual.
Game ini juga dirancang agar pengguna dapat mengenali sejumlah tahapan ibadah umrah. Mulai dari persiapan perjalanan, miqat, tawaf, salat, minum air zamzam, sa'i, hingga tahallul.
Selain itu, pengguna bisa menjelajahi lingkungan Masjidil Haram dan melihat gambaran kawasan di sekitar Ka'bah melalui karakter yang dimainkan.
Bisa Dimainkan Melalui Browser
Salah satu hal yang menarik dari Syumra Simulator adalah aksesnya yang dapat dilakukan langsung melalui browser. Pengguna tidak harus mengunduh aplikasi atau game berukuran besar untuk mencoba simulasi tersebut.Berdasarkan informasi yang dimuat HIMPUH, pengguna juga dapat menyesuaikan karakter sebelum memulai permainan. Fitur ini membuat pengalaman menjelajahi lingkungan virtual terasa lebih interaktif.
Untuk mengaksesnya, pengguna dapat membuka situs resmi Syumra Simulator melalui alamat https://simulator.syumra.id/.
Meski menghadirkan simulasi perjalanan ibadah, game ini tetap merupakan media pengenalan dan pembelajaran secara virtual. Syumra Simulator tidak ditujukan untuk menggantikan pelaksanaan ibadah umrah secara langsung maupun bimbingan manasik dari pihak yang berwenang.
Kehadiran game tersebut menjadi salah satu contoh pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana edukasi. Tak heran jika inovasi ini mendapat perhatian dan apresiasi dari warganet, terutama karena memberikan gambaran perjalanan ke Tanah Suci melalui pengalaman virtual.
(Ellen Octovia Suherman)