MiniGames telah tersedia di Axisnet sejak Juli 2026, tetapi baru diperkenalkan secara resmi kepada publik dalam Grand Final Axis Nation Cup (ANC) 2026 di Istora Senayan, Jakarta, pada 31 Oktober.
Pengguna cukup membuka ikon MiniGames di halaman utama Axisnet atau mencarinya melalui menu Lifestyle, lalu memilih game untuk dimainkan. Game di layanan ini tersedia gratis tanpa paket khusus.
“Bermain game seharusnya semudah membuka aplikasi yang sudah ada di ponsel. Lewat MiniGames, pengguna Axis cukup sekali tap dan langsung bermain,” ujar Fariz Mawardi, CEO Gamefinity.
Akses dari aplikasi yang sudah digunakan pelanggan mengurangi langkah sebelum bermain. Pengguna tak perlu mencari dan memasang aplikasi game satu per satu untuk mencoba koleksi MiniGames. Pilihan 56 judul juga memberi ruang bagi pengguna untuk berganti permainan sesuai waktu luang, tanpa terpaku pada satu genre.
Koleksi Game dengan Mekanisme Berbeda
Sejumlah judul memakai nama yang dekat dengan keseharian di Indonesia, seperti Tukang Kayu, Ramuan Ajaib, Domba Dombi, Tali Kusut, dan Sate BBQ. Di antara koleksi tersebut, Suster Ngesot dan Warung Madura memperlihatkan dua jenis tantangan yang berbeda.
Dalam Suster Ngesot, pemain harus masuk ke kamar dan tidur ketika hitungan mundur berwarna merah muncul. Selama bertahan, pemain mengumpulkan koin untuk meningkatkan tempat tidur dan membangun menara pertahanan. Pemain juga perlu memperbaiki pintu yang mulai dijebol, tetapi tidak boleh memeriksa kamar lain ketika lampunya padam.
Warung Madura mengandalkan mekanisme match-3. Pemain mencocokkan tiga barang sejenis untuk mengosongkan ruang di rak, menata barang dagangan, dan menyelesaikan level sebelum waktu habis. Satu game menekankan strategi bertahan, sedangkan yang lain menguji kecepatan serta ketepatan menyusun barang.
“Kami ingin setiap game terasa akrab sejak pertama kali dibuka. Karena itu, seluruh judul di MiniGames kami hadirkan dengan nama yang dekat dengan keseharian pemain Indonesia,” kata Fariz.
Dalam Suster Ngesot, pemain harus masuk ke kamar dan tidur ketika hitungan mundur berwarna merah muncul. Selama bertahan, pemain mengumpulkan koin untuk meningkatkan tempat tidur dan membangun menara pertahanan. Pemain juga perlu memperbaiki pintu yang mulai dijebol, tetapi tidak boleh memeriksa kamar lain ketika lampunya padam.
Warung Madura mengandalkan mekanisme match-3. Pemain mencocokkan tiga barang sejenis untuk mengosongkan ruang di rak, menata barang dagangan, dan menyelesaikan level sebelum waktu habis. Satu game menekankan strategi bertahan, sedangkan yang lain menguji kecepatan serta ketepatan menyusun barang.
“Kami ingin setiap game terasa akrab sejak pertama kali dibuka. Karena itu, seluruh judul di MiniGames kami hadirkan dengan nama yang dekat dengan keseharian pemain Indonesia,” kata Fariz.
Diperkenalkan di Grand Final ANC 2026
Pengenalan MiniGames berlangsung di sela turnamen futsal pelajar ANC yang diselenggarakan XLSmart melalui Axis. Kompetisi itu memasuki tahun keempat, dengan rangkaian kegiatan di 40 kota dan melibatkan sekitar 1.730 sekolah.
Pengunjung Grand Final dapat mencoba layanan tersebut melalui booth Gamefinity dan mengikuti tantangan stamp rally untuk mendapatkan hadiah.
SVP Product and Go To Market Axis Aga Rasyidi Sukandar mengatakan kolaborasi ini menghadirkan hiburan digital yang mudah diakses anak muda. “Melalui layanan ini, pelanggan dapat menikmati beragam permainan secara gratis, mudah, dan tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan,” ujarnya.
Pengunjung Grand Final dapat mencoba layanan tersebut melalui booth Gamefinity dan mengikuti tantangan stamp rally untuk mendapatkan hadiah.
SVP Product and Go To Market Axis Aga Rasyidi Sukandar mengatakan kolaborasi ini menghadirkan hiburan digital yang mudah diakses anak muda. “Melalui layanan ini, pelanggan dapat menikmati beragam permainan secara gratis, mudah, dan tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan,” ujarnya.