PS4 Bakal Berakhir, Sony akan Buat Konsol Baru?
PlayStation 4 memasuki era akhir.
Jakarta: Era PlayStation 4 memasuki tahap akhir. Berbicara di hadapan investor, CEO Sony Interactive Entertainment, Tsuyoshi "John" Kodera menjelaskan rencana perusahaan dalam tiga tahun ke depan.

Tampaknya, penjualan konsol PlayStation 4 tidak akan lagi menjadi sumber pemasukan utama perusahaan di masa depan. Alasannya karena jumlah penjualan yang menurun, ungkap Kodera, sesuai dengan siklus lama hidup sebuah konsol.

Ini mengimplikasikan bahwa Sony tengah mengembangkan konsol baru -- yang kemungkinan akan disebut PlayStation 5. Sayangnya, Kodera tidak memberikan informasi yang spesifik terkait konsol pengganti PS4 tersebut. 


Menurut laporan Engadget, Kodera mengatakan bahaw perusahaan berencana untuk "menunduk" hingga Maret 2021. Kemungkinan, pada 2021, barulah Sony akan menawarkan konsol baru.

Kemungkinan lain, "menunduk" yang Kodera maksud mengacu pada penurunan keuntungan Sony seiring dengan menurunnya penjualan konsol mereka. Selama periode itu, Sony harus mencari pendapatan dari sumber lain. 

Tampaknya, Sony bisa menggantungkan diri pada layanan online mereka, yang diterima dengan cukup baik. PlayStation Plus tumbuh 60 persen dalam waktu dua tahun, hingga April 2018.

Sony juga berencana untuk membuat pemasukan dari layanan tersebut dengan menambahkan berbagai game baru dan membuat franchise game eksklusif untuk mendorong tumbuhnya pelanggan PlayStation Plus. 

Kodera berusaha meyakinkan investor bahwa tidak ada masalah pada performa Sony. Dua divisi yang memiliki performa di bawah ekspektasi adalah PlayStation VR dan Vue.

Kodera tidak menjelaskan rencana PlayStation untuk mengatasi masalah ini dan hanya menyebutkan "meningkatkan tingkat keaktifan pengguna".

Namun, Kodera tidak terlihat panik, menyebutkan bahwa Sony akan membuat target pertumbuhan pengguna yang lebih realistik ke depan. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.