Bos Xbox: Microsoft Tidak Ikut Garap Game ala PUBG

Cahyandaru Kuncorojati 30 April 2018 15:02 WIB
games
Bos Xbox: Microsoft Tidak Ikut Garap Game ala PUBG
Game PUBG.
Jakarta: Bos Xbox Phill Spencer lewat cuitan di Twitter menyatakan tidak akan ikut merilis game genre battle royale.

Dikutip dari GameSpot, Spencer mengakui bahwa PUBG dan Fornite adalah dua game battle royale yang sangat sukses. Namun, ia lebih memilih mendukung game yang sudah ada ketimbang menciptakan yang baru, kecuali ada developer game yang benar-benar bisa menyuguhkan perbedaan signifikan dari game yang sudah ada.

Hal ini kemudian diartikan bahwa divisi game maupun studio game yang berada di bawah naungan Microsoft tidak akan ada yang mencoba merintis sebuah game dengan genre battle royale. Bukan juga berarti mereka tidak akan menghadirkan mode tersebut pada game buatan mereka, bisa saja di Halo 6.


Keputusan Spencer sebetulbnya dapat dibilang wajar mengingat Xbox masih memiliki lisensi eksklusif dengan game PUBG sehingga game tersebut tidak hadir di konsol kompetitor. Jadi tidak ada alasan lagi untuk Xbox sibuk mengembangkan game battle royale yang berbeda dari PUBG atau Fornite.

Hal senada rupanya juga diungkapkan oleh Take-Two, induk Rockstar Games yang memproduksi game GTA. President Take-Two Interactives Strauss Zelnick juga tertarik mengikuti kesuksesan dari game battle royale, namun lebih memilih menghadirkan sesuatu yang benar-benar baru ketimbang mengekor yang sudah ada.

Tidak sampai disitu saja, pihak Electronic Arts (EA) mengakui bahwa game PUBG merubah cara pandang orang tentang game first person shooter. Mengingat EA memiliki franchise game first person shooter yang cukup populer, Battlefield, mereka memilih untuk menciptakannya saat menemukan core game yang benar-benar berbeda.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.