Microsoft mengumumkan instalasi baru untuk seri Microsoft Flight Simulator secara singkat di ajang Microsoft E3.
Microsoft mengumumkan instalasi baru untuk seri Microsoft Flight Simulator secara singkat di ajang Microsoft E3.

Flight Simulator Baru Microsoft Segera Meluncur

Teknologi microsoft games
Lufthi Anggraeni • 10 Juni 2019 10:14
Jakarta: Microsoft mengumumkan instalasi baru untuk seri Microsoft Flight Simulator, dengan versi terbarunya diumumkan secara singkat di ajang Microsoft E3. Flight Simulator baru ini didukung oleh teknologi kecerdasan buatan Microsoft Azure.
 
The Verge melaporkan, Microsoft tidak menjelaskan secara mendetail terkait dengan sistem ini, namun menghadirkan cuplikan trailer yang direkam dalam resolusi 4K dan hadir dengan tampilan yang memanjakan mata.
 
Sebagai informasi, Microsoft Flight Simulator telah ditawarkan Microsoft sejak tahun 1980an. Instalasi terakhirnya merupakan Microsoft Flight Simulator X: Steam Edition yang diluncurkan pada tahun 2014, sebagai penerus dari 2006 Flight Simulator X.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seri ini secara umum hanya dapat digunakan di PC, dan karena merupakan bagian dari program Xbox Game Pass yang juga tersedia di PC, Microsoft masih merujuknya sebagai Microsoft Flight Simulator for PC.
 
Selain itu juga di ajang Microsoft E3 2019, Xbox Game Studio mengumumkan telah mengakusisi Double Fine Studio, studio kreator sejumlah game termasuk Psychonauts dan Broken Age.
 
Psychonauts 2 masih akan diluncurkan untuk seluruh platform yang dijanjikan Microsoft, yaitu PC, Mac, Linux, PlayStation 4 dan Xbox One. Pada video dirilis, pendiri Double Fine Studio Tim Schafer berbagi informasi terkait akuisisi tersebut.
 
Schafer menyebut akuisisi ini tidak akan mengubah apapun pada perusahaannya, dan Double Fine Studio juga akan terus menciptakan game dengan semangat dan misi yang sama dengan sebelum akuisisi.
 
Akuisisi Double Fine Studio menambahkan 15 pengembang mandiri ke Xbox Game Studio. Kepala Xbox Game Studio Matt Booty menyebut bahwa di bawah kepemimpinan veteran industri game yaitu Tim Schafer, Double Fine Studio telah menjadi sumber dari kreativitas dan semangat dalam pengembangan game selama hampir 20 tahun.
 
Booty juga menyebut bahwa komitmen untuk menciptakan game unik dengan pengalaman yang terfokus pada pemain menjadi alasan Xbox Game Studio untuk mengakuisisi Double Fine Studio.
 
Double Fine Studio bukanlah studio indie pertama yang diakuisisi oleh pengembang besar. Sebelumnya pada tahun 2018 lalu, Valve mengakuisisi kreator game Firewatch, yaitu Campo Santo.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif