Mulai dari Polisi Koban di tepi pantai hingga pos polisi di area danau, mekanisme keamanan dalam game ini memiliki aturan main yang menarik untuk dipelajari.
Dua Lokasi Kantor Polisi
Sakura School Simulator menyediakan dua pos polisi yang tersebar di wilayah kota:
-Polisi Koban: Berlokasi di area Sakura Coast, berdekatan dengan rumah sakit dan kediaman keluarga Aida.
-Pos Polisi Danau: Berukuran lebih kecil dan terletak di kawasan danau di luar pusat kota.
Kedua kantor ini dijaga oleh dua karakter petugas yang sama, yaitu Iyo Fukuie dan Kenriki Kunihana, dengan skema penempatan yang disesuaikan di masing-masing lokasi. Saat pemain melakukan tindakan melanggar hukum, petugas dapat muncul dari sudut yang berbeda tergantung posisi lokasi pemain, sehingga adegan kejar-kejaran terasa lebih dinamis.
Mekanisme Pengejaran dan Respons Polisi
Karakter polisi di dalam game bergerak secara pasif maupun agresif berdasarkan tindakan pemain. Beberapa tindakan kejahatan yang memicu tindakan kepolisian meliputi pencurian mobil warga dan penganiayaan terhadap karakter lain.
Selain itu, polisi akan langsung mengejar jika pemain tertangkap basah menaiki mobil atau sepeda motor dinas tanpa menggunakan seragam resmi. Memukul petugas atau melakukan aksi kekerasan di depan mata mereka juga akan memicu status buron secara instan.
Dalam mode pengejaran, polisi dibekali pentungan untuk pertarungan jarak dekat serta senjata api untuk serangan jarak jauh. Jika salah satu petugas berhasil dilumpuhkan oleh pemain, sistem akan memicu notifikasi balasan dan mendatangkan dua personel polisi tambahan ke lokasi kejadian.
Tips Aman Berurusan dengan Polisi
Untuk menghindari pengejaran, pemain disarankan tidak melakukan tindakan kekerasan di area publik. Jika ingin menggunakan kendaraan dinas kepolisian, pastikan karakter telah mengenakan seragam polisi atau seragam polisi bermotor terlebih dahulu agar tidak terdeteksi sebagai tindak pencurian.
Saat terlanjur dikejar, manfaatkan kendaraan berkecepatan tinggi atau berlindung di balik area padat bangunan untuk memutus jarak pandang petugas. Sistem pengejaran ini juga sering dimanfaatkan pemain untuk kebutuhan skenario roleplay, seperti adegan penangkapan, aksi kejar-kejaran mobil, hingga penyamaran menggunakan seragam petugas.
(Nur Aldiansyah Amirulloh)