Gamer 82 Tahun Ini Bakal Diabadikan dalam Game

Cahyandaru Kuncorojati 27 November 2018 10:35 WIB
games
Gamer 82 Tahun Ini Bakal Diabadikan dalam Game
Shirley Curry adalah gamer sekaligus YouTuber yang sudah mendapatkan Silver Play Button dari YouTube.
Jakarta: Gamer tidak terpatok pada usia. Di luar negeri, ada seorang nenek 82 tahun bernama Shirley Curry, yang merupakan gamer sekaligus YouTuber aktif mengunggah yang rutin mengunggah kegiatannya bermain game.

Dikutip dari Dual Shockers, baru ini para gamer The Elder Scrolls V: Skyrim membuat petisi agar Curry diabadikan menjadi salah satu karakter NPC (Non-playable Character) di dalam game The Elder Scroll VI, yang kabarnya akan digarap Bethesda beberapa tahun lagi.

Petisi ini bermula saat gamer dalam sebuah video berisi rumor penggarapan seri terbaru dari The Elder Scrolls di YouTube menemukan komentar dari Curry yang menyebutkan bahwa kemungkinan game tersebut bakal dirilis saat dirinya berusia 88 tahun, dan belum tentu usianya masih panjang.


Laporan dari PC GAMER, para gamer telah membuat petisi di Change.org untuk mengabadikan Curry di dalam game terbaru The Elder Scrolls. Hal ini sama seperti yang dilakukan pada game bernama Erik West yang wafat karena kanker saat enam bulan jelang peluncuran game The Elder Scrolls V.



Mengetahui hal ini, dikabarkan Curry sangat berterima kasih dan senang. Selain mengajukan petisi, para gamer berencana membuat modding karakter Curry di dalam game dengan menggunakan tampilan wajah serta rekaman suara Curry untuk digunakan di dalam game.

Curry memiliki sekitar lebih dari 412.000 follower di akun YouTube miliknya, yang dibandu dikelola oleh cucunya. Curry dua kali menyandang status sebagai janda dan memiliki empat orang anak serta sembilan cucu.

Dia memiliki sebutan untuk dirinya yakni sebagai "Widowmaker" berkaitan dengan status janda dan menyapa para follower akun YouTube miliknya dengan sebutan "Grandkids" atau cucu.



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.