Claude merupakan salah satu dari lima bersaudara keluarga Guillemot yang mendirikan perusahaan game asal Prancis, Ubisoft, pada 1986. Bersama saudara-saudaranya, ia membantu membangun Ubisoft dari bisnis distribusi perangkat lunak skala kecil hingga berkembang menjadi salah satu penerbit game terbesar di dunia.
Dalam pernyataan resminya, Ubisoft menyampaikan belasungkawa atas kepergian salah satu pendirinya tersebut.
"Ubisoft sangat berduka atas meninggalnya Claude Guillemot, salah satu pendiri grup dan Chairman Guillemot Corporation, akibat sebuah kecelakaan," tulis perusahaan dalam pernyataan resminya.
Menurut laporan media Prancis yang dikutip Reuters, Claude Guillemot meninggal pada Jumat (19/6) setelah pesawat ringan jenis Cessna 421 yang ditumpanginya jatuh di wilayah La Baule, kawasan pesisir barat Prancis.
Dua orang berada di dalam pesawat tersebut dan keduanya dinyatakan meninggal dunia. Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan otoritas setempat.
Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi industri game global, mengingat perannya yang cukup penting dalam perjalanan panjang Ubisoft selama hampir empat dekade terakhir.
Sosok di Balik Lahirnya Ubisoft
Claude Guillemot mungkin tidak sepopuler sang adik, Yves Guillemot, yang selama bertahun-tahun menjadi wajah publik Ubisoft. Namun di balik layar, Claude dikenal sebagai salah satu motor penggerak operasional perusahaan.Ia ikut mendirikan Ubisoft bersama Christian, Gérard, Michel, dan Yves Guillemot pada 1986. Perusahaan tersebut kemudian berkembang menjadi rumah bagi sejumlah waralaba game terbesar dunia seperti Assassin's Creed, Far Cry, Rayman, Prince of Persia, Just Dance, hingga seri Tom Clancy's Rainbow Six Siege.
Meski lebih jarang tampil di depan publik dibanding Yves, Claude tetap aktif di jajaran direksi Ubisoft dan menjabat sebagai Executive Vice President yang membawahi operasional perusahaan.
Berperan Besar di Balik Thrustmaster
Selain Ubisoft, Claude Guillemot juga dikenal luas melalui kiprahnya di Guillemot Corporation, perusahaan perangkat keras yang didirikan keluarga Guillemot pada awal 1990-an. Hingga akhir hayatnya, ia menjabat sebagai Chairman dan CEO perusahaan tersebut.Di bawah kepemimpinannya, Guillemot Corporation berkembang menjadi pemain penting di pasar aksesori gaming global melalui merek-merek seperti Thrustmaster dan Hercules.
Thrustmaster sendiri dikenal luas di kalangan gamer sebagai produsen perangkat kemudi balap (racing wheel), joystick penerbangan, kontroler, dan berbagai aksesori simulasi untuk PC maupun konsol. Produk-produknya banyak digunakan oleh penggemar game simulasi balap dan penerbangan di seluruh dunia.
Dokumen profil perusahaan menunjukkan bahwa Claude memimpin ekspansi Guillemot Corporation ke lebih dari 140 negara dengan dukungan pusat riset, logistik, dan bisnis yang tersebar di Eropa, Kanada, dan China.
Warisan Besar untuk Industri Game
Kepergian Claude Guillemot menandai berakhirnya perjalanan salah satu pionir yang ikut membentuk industri game modern Eropa.Bersama saudara-saudaranya, ia membantu mengubah Ubisoft dari perusahaan distribusi game menjadi raksasa industri hiburan interaktif yang kini memiliki ribuan karyawan dan studio di berbagai negara. Pada saat yang sama, melalui Guillemot Corporation dan Thrustmaster, Claude juga ikut mendorong perkembangan pasar perangkat keras gaming global.
Bagi banyak pelaku industri, nama Claude Guillemot mungkin tidak sesering muncul dalam konferensi pers atau panggung peluncuran game. Namun kontribusinya di balik layar menjadi salah satu fondasi penting yang membantu membesarkan Ubisoft menjadi salah satu perusahaan game paling berpengaruh di dunia saat ini.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda