Sakura School Simulator. (Sumber: Google Play Store)
Sakura School Simulator. (Sumber: Google Play Store)

Mengenal Sakura Kindergarten di Sakura School Simulator

Mohamad Mamduh • 27 Oktober 2026 19:41
Ringkasnya gini..
  • Sakura Kindergarten merupakan lokasi unik tersembunyi di Sakura School Simulator yang berisikan murid geng Yakuza.
  • Gedung berdesain kaca ini terletak dekat Sweets SAKURA atau Promenade dan tidak tersedia di menu teleportasi.
  • Sekolah dilengkapi area playground interaktif, dua guru Yakuza, serta murid anak-anak yang kebal dari segala serangan.
Jakarta: Sakura Kindergarten merupakan salah satu lokasi unik di game Sakura School Simulator yang sering terlewatkan oleh para pemain. Bangunan berkaca ini bukanlah taman kanak-kanak biasa, melainkan tempat berkumpulnya para murid yang ternyata merupakan bagian dari geng Yakuza di Sakura Town.
 
Bagi pemain yang penasaran, lokasi ini menyimpan berbagai fakta menarik mulai dari tata letak yang tersembunyi, fasilitas permainan interaktif, hingga latar belakang para NPC yang ada di dalamnya.
 

Panduan Lokasi dan Desain Bangunan Kaca

Sakura Kindergarten terletak di kawasan perumahan Sakura Town dan tidak tercantum pada menu teleportasi langsung. Untuk mencapainya, pemain dapat berteleportasi ke toko kue Sweets SAKURA atau area Promenade, kemudian bergerak ke arah kanan menggunakan kendaraan maupun berjalan kaki.

Gedung utamanya mengusung desain kaca yang khas dengan dua ruangan di bagian depan, salah satunya berisi area permainan bola interaktif. Sementara pada bagian belakang, terdapat dua kelas berwarna berbeda, yakni ruangan pink yang diajar oleh Momorin Hanazono serta ruangan kuning yang dipimpin oleh Himarin Hanazono.
 

Playground Interaktif dan Keberadaan Guru Yakuza

Area halaman sekolah dilengkapi fasilitas playground interaktif, seperti ayunan berputar 360 derajat yang kecepatannya dapat diatur serta seluncuran lebar berhiaskan bola-bola memantul. Kedua wahana ini sering dimanfaatkan pemain untuk mengeksplorasi mekanika physics di dalam game.

Keberadaan dua guru di taman kanak-kanak ini merujuk pada dua kelompok Yakuza di Sakura Town, yakni Momorin Hanazono (Momo-Gumi) dan Himarin Hanazono (Himawari-Gumi). Seluruh murid di sekolah ini terhubung dengan geng tersebut dan menggunakan model kepala yang sama dengan anggota Yakuza. Demi menjaga rating konten game, para murid anak-anak di lokasi ini dirancang kebal terhadap segala bentuk serangan.
  (Nur Aldiansyah Amirulloh)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA