Namun, alih-alih mengumumkan proyek sekuel The Last of Us Part 3 yang paling ditunggu, Naughty Dog justru menghadirkan konten kolaborasi bersama Ghost of Yotei, avatar pemain, dan video suasana (ambience).
Kejutan utama perayaan ini adalah hadirnya set zirah bertema Clicker untuk game besutan Sucker Punch Productions, Ghost of Yotei. Mulai 1 Oktober 2026, pemain dapat mengenakan kostum bernuansa The Last of Us di mode Most Wanted, game utama, serta konten tambahan (DLC) Echoes of Sekigahara.
Hadiah Eksklusif dan Diskon Game PC
Selain kolaborasi zirah, Naughty Dog bermitra dengan Youtooz untuk merilis figur eksklusif Bloody Clicker. Pengguna PlayStation dan Steam juga mendapat avatar bertema The Last of Us, lengkap dengan wallpaper khusus Welcome Hub di PlayStation 5.Bagi gamer PC, potongan harga besar disiapkan di platform Steam dan Epic Games Store mulai 1 Oktober 2026. Diskon mencapai 50 persen untuk The Last of Us Part 1 dan 33 persen untuk The Last of Us Part 2. Video ambience berdurasi satu jam berlatar stasiun kereta bawah tanah turut diunggah untuk menghadirkan atmosfer dunia pascapemusnahan (post-apocalyptic).
Kelanjutan The Last of Us Part 3 Masih Menjadi Teka-Teki
Meski disambut hangat, pengumuman ini belum sepenuhnya memuaskan harapan penggemar. Enam tahun setelah peluncuran The Last of Us Part 2, Naughty Dog belum memberikan kepastian pengerjaan The Last of Us Part 3.Kekecewaan fans sempat memuncak setelah Sony membatalkan proyek spin-off multipemain (The Last of Us Online) pada akhir 2023. Saat ini, Naughty Dog diketahui tengah fokus menggarap kekayaan intelektual (IP) baru berjudul Intergalactic: The Heretic Prophet.
Rangkaian acara tahunan ini juga diisi dengan siaran langsung (stream) amal No Return bekerja sama dengan AbleGamers, serta peluncuran akun media sosial resmi The Last of Us di Instagram, Facebook, dan X.
Kendati masa depan lini utama game ini masih misteri, para penggemar tetap berharap kelanjutan kisah Ellie dan dunia Cordyceps segera menemui titik terang.
(Nur Aldiansyah Amirulloh)