Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal, dikutip dari WCCF Tech, Totoki mengatakan keputusan mengenai waktu peluncuran PS6 sekaligus harga konsol tersebut masih belum ditetapkan. Kondisi ini membuat perkiraan PS6 meluncur pada 2027 belum bisa dianggap sebagai jadwal pasti.
Tanggal Rilis dan Harga PS6 Masih Dipertimbangkan
Sony memang telah mengembangkan perangkat keras penerus PlayStation 5, termasuk APU yang menjadi bagian penting dari konsol generasi berikutnya. Namun, perusahaan belum menentukan kapan perangkat tersebut akan resmi masuk pasar.Keputusan itu juga berkaitan dengan harga komponen yang saat ini masih tinggi. Bagi produsen konsol, perubahan biaya perangkat keras dapat memengaruhi harga akhir sekaligus margin bisnis.
Karena itu, Sony tampaknya tidak ingin terburu-buru menentukan harga PS6 sebelum kondisi produksi dan pasar lebih jelas.
Bos Sony Bicara Soal Kelangsungan Bisnis
Yang menarik, pembahasan Totoki tidak berhenti pada PS6. CEO Sony tersebut justru menyinggung perlunya perubahan strategi perusahaan secara lebih luas.“Bisnis tradisional tetap penting. Saya sangat menghormati bisnis-bisnis tersebut. Namun, pada saat yang sama, kami perlu berubah,” kata Hiroki Totoki.
Pernyataan itu menggambarkan arah Sony yang semakin menempatkan bisnis hiburan sebagai bagian penting dari strategi perusahaan. Dalam sektor gaming, Sony tidak hanya mengandalkan penjualan konsol dan game, tetapi juga berupaya memperluas nilai IP PlayStation ke media lain.
Totoki menyebut Sony tengah membangun sebuah “flywheel” dengan membawa IP game ke film dan serial televisi. Ia juga melihat hubungan antara gaming dan anime sebagai area yang memiliki potensi.
Sony Tak Bisa Hanya Mengandalkan Hardware
Perubahan strategi tersebut menjadi semakin penting ketika biaya perangkat keras meningkat. Sony perlu mencari sumber pertumbuhan lain di luar penjualan konsol.Totoki bahkan memberikan pernyataan yang cukup tegas mengenai prioritas perusahaan.
“Tugas paling penting seorang CEO adalah memastikan bisnis tetap bertahan. Mengingat pentingnya hal tersebut, kami perlu mengambil tindakan. Kalau tidak, kami tidak akan mampu bertahan dalam kondisi seperti ini.”
Dalam konteks PlayStation, pendekatan tersebut menunjukkan bahwa konsol baru bukan lagi satu-satunya pusat strategi gaming Sony. Nilai dari karakter, game, film, serial, dan bentuk hiburan lainnya bisa menjadi bagian dari ekosistem yang lebih besar.
PS5 Berpotensi Bertahan Lebih Lama
Belum jelasnya tanggal PS6 justru bisa memperpanjang masa hidup PS5. Sony saat ini sudah memiliki basis pengguna PS5 yang besar.Mempertahankan pemain tersebut dapat menjadi strategi yang masuk akal sembari perusahaan menunggu kondisi biaya komponen lebih stabil dan memastikan konsol generasi berikutnya dapat diluncurkan dengan struktur harga yang sesuai.
Artinya, masa transisi dari PS5 ke PS6 berpotensi berlangsung lebih lama. Pengembang juga bisa tetap merilis game lintas generasi selama basis pengguna PS5 masih besar.
Bagi konsumen, situasi tersebut bukan berarti PS6 batal. Investasi Sony pada pengembangan APU dan perangkat generasi berikutnya menunjukkan bahwa konsol itu tetap menjadi bagian dari rencana perusahaan.
Kapan PS6 Rilis?
Untuk saat ini, jawabannya masih belum diputuskan. Sony belum mengumumkan tanggal resmi maupun harga PlayStation 6.Perkiraan peluncuran pada 2027 masih sebatas proyeksi dan rumor, bukan jadwal yang sudah dikonfirmasi Sony. Kenaikan harga komponen menjadi salah satu faktor yang membuat keputusan tersebut belum final.
Sambil menunggu, Sony masih memiliki PS5 sebagai fondasi utama bisnis gaming. Dengan kondisi industri yang berubah dan biaya perangkat keras yang meningkat, perusahaan tampaknya ingin memastikan langkah menuju PS6 tidak sekadar tepat waktu, tetapi juga tetap masuk akal secara bisnis.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda