Game Counter Strike: Global Offensive.
Game Counter Strike: Global Offensive.

Dapat Respons Negatif, CS:GO Justru Laris

Teknologi games
Cahyandaru Kuncorojati • 04 Januari 2019 14:32
Jakarta: Satu bulan setelah game CS:GO (Counter Strike: Global Offensive) digratiskan oleh Valve dan menerima 14.000 ulasan negatif di layanan Steam, game tersebut justru mencatatkan pencapaian jumlah pemain cukup banyak.
 
Dikutip dari PC GAMER, akun Twitter pengamat game CS:GO yaitu Nors3 menyebutkan bahwa data dari layanan Steam memperlihatkan game di bulan Desember memperoleh unique player sebanyak 20.535.709 pemain.
 
Perhitungan unique player mengacu kepada jumlah pemain yang login selama sebulan. Data ini menjadi menarik karena di bulan Desember, banyak gamer yang memprotes bahwa game yang menjadi gratis akan mengundang banyak gamer curang yang justru merusak keseruan permainan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tampaknya protes dan rasa cemas tersebut tidak berhasil menyurutkan game CS:GO di tengah persaingan dengan game genre FPS (First Person Shooter) yang memadukan konsep Battle Royale yang dipopulerkan PUBG.
 
Jumlah unique player di bulan Desember ini hanya mencatatkan concurrent rata-rata sebanyak 395.509 pemain di bulan Desember, dengan tertingginya sebesar 764.548 pemain. Concurrent player adalah perhitungan jumlah pemain yang login dan bermain dalam periode jam tertentu bersamaan.
 
Angka tersebut masih jauh dari rekor jumlah yang pernah dicatat oleh game CS:GO yaitu sebesar 850.000 pemain. Namun, tetap saja pencapaian bulan Desember tersebut sangat baik.
 
Berkaca di bulan November, concurrent player rata-rata yang terpantau ada 310.085 pemain dan tertingginya yaitu 546.031 pemain. Diduga kuat keberhasilan CS:GO kali ini meskipun dihantam ulasan negatif, juga tidak terlepas dari mode permainan konsep Battle Royale yang baru saja dirilis.
 
Seperti yang sudah diberitakan Medcom.id bahwa CS:GO merilis mode bernama Danger Zone meskipun hadir dengan ukuran arena permainan dan jumlah pemain yang tidak sebanyak game berkonsep Battle Royale lainnya yang mencapai 100 pemain sekaligus.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi