GTA 6.
GTA 6.

GTA 6 Diprediksi Bikin AS Rugi Rp18 Triliun Akibat 1,5 Juta Pekerja Ambil Cuti

Cahyandaru Kuncorojati • 25 Oktober 2026 15:31
Ringkasnya gini..
  • Peluncuran GTA 6 diperkirakan membuat 1,5 juta pekerja AS mengambil cuti, dengan potensi penurunan produktivitas senilai USD1 miliar.
  • Newzoo memperkirakan GTA 6 bisa terjual setidaknya 37 juta kopi pada pekan pertama, dengan pemesanan ritel global hingga USD4,5 miliar.
  • GTA 6 dijadwalkan rilis pada 19 November 2026 untuk PS5 dan Xbox Series X/S, sehingga sejumlah perusahaan mulai mengantisipasi absensi karyawan.
Jakarta: Peluncuran Grand Theft Auto 6 (GTA 6) pada 19 November 2026 diperkirakan tidak hanya menjadi peristiwa besar bagi industri game, tetapi juga berpotensi mengganggu produktivitas perusahaan di Amerika Serikat (AS).

Sekitar 1,5 juta pekerja di negara tersebut diperkirakan berencana tidak masuk kerja untuk memainkan game terbaru Rockstar Games itu, dengan potensi kerugian produktivitas mencapai USD1 miliar dalam sehari atau Rp18 triliunan.


Estimasi tersebut disampaikan José García Montalvo, profesor ekonomi di Pompeu Fabra University, Barcelona. Angka itu merupakan proyeksi akademis, bukan perkiraan resmi pemerintah AS. Meski demikian, skala dampaknya menggambarkan betapa besarnya antusiasme terhadap GTA 6, bahkan sebelum game tersebut tersedia untuk dimainkan.
 

Mengapa Peluncuran GTA 6 Bisa Mengganggu Produktivitas?

Dikutip dari The New York Post, Montalvo memperkirakan dampak ekonomi tersebut dengan mempertimbangkan sekitar 1,5 juta pekerja yang absen dan rata-rata produktivitas tahunan pekerja AS sekitar USD70.000. Perhitungan itu menghasilkan perkiraan penurunan produktivitas jangka pendek sekitar 2%.
 
Pekerja laki-laki berusia 18 hingga 30 tahun diperkirakan menjadi kelompok terbesar yang mengambil waktu libur. Sektor teknologi juga dinilai berpotensi merasakan dampak lebih besar dibandingkan bidang lain.

Gangguan produktivitas tidak harus berasal dari pekerja yang benar-benar absen. Karyawan yang tetap masuk kantor pun bisa terdistraksi oleh obrolan tentang game, sesi bermain hingga larut malam, maupun siaran langsung yang ramai ditonton selama periode peluncuran.

Fenomena ini bukan hal baru bagi seri Grand Theft Auto. Ketika GTA 5 dirilis pada 2013, sejumlah laporan menyebut hingga 6% pekerja berusia 18–35 tahun di kota seperti Los Angeles dan New York mengambil cuti pada hari peluncurannya.
 

Kerugian Perusahaan Bisa Menjadi Pendapatan Industri Game

Ada sisi menarik dari proyeksi kerugian tersebut. Nilai USD1 miliar yang diperkirakan hilang dari produktivitas AS mendekati angka arus kas operasional yang diproyeksikan Take-Two Interactive, perusahaan induk Rockstar Games, untuk tahun fiskal berjalan.

CEO Take-Two Interactive, Strauss Zelnick, sebelumnya menyampaikan kepada pemegang saham bahwa perusahaan memperkirakan arus kas operasional lebih dari US$1 miliar pada tahun fiskal tersebut, dengan GTA 6 menjadi pendorong utamanya.
 
GTA VI Extended Look
Dua karakter utama GTA 6.

Namun, kedua angka ini tidak bisa dianggap sebagai transaksi yang saling menggantikan secara langsung. Penurunan produktivitas merupakan estimasi nilai output yang tidak dihasilkan pekerja, sedangkan arus kas operasional perusahaan merupakan ukuran keuangan yang berbeda. Keduanya hanya menggambarkan besarnya dampak ekonomi dari sisi yang berlainan.

Dengan kata lain, uang yang dikeluarkan konsumen untuk membeli game tidak otomatis menghapus kerugian produktivitas perusahaan. Dampaknya tersebar di antara pekerja, pemberi kerja, penerbit game, dan pelaku industri terkait.
 

GTA 6 Berpotensi Raup Penjualan Fantastis

Firma riset pasar Newzoo memperkirakan GTA 6 berpotensi terjual setidaknya 37 juta kopi pada pekan pertama. Nilai pemesanan ritel global selama periode tersebut diperkirakan dapat mencapai USD4,5 miliar. Newzoo juga memperkirakan nilai pemesanan global pada pekan pertama prapemesanan saja mencapai sekitar USD260 juta.

Besarnya proyeksi tersebut memberi gambaran mengapa peluncuran GTA 6 menjadi perhatian bukan hanya bagi gamer, tetapi juga dunia bisnis.
 
Dampaknya bahkan sudah diantisipasi sejumlah perusahaan. Burger Motorsports, retailer komponen otomotif di California, mengumumkan bahwa pengiriman dan dukungan pelanggan akan melambat mulai 19 November karena beberapa karyawannya telah mengajukan cuti.

Software engineer Bud Burruss juga berencana mengambil lima hari kerja untuk memainkan game tersebut, menunjukkan bahwa sebagian penggemar tidak sekadar menyiapkan satu hari libur.
 

Jadwal Rilis GTA 6 dan Antisipasi Perusahaan

Rockstar mengonfirmasi GTA 6 akan dirilis pada Kamis, 19 November 2026, untuk PlayStation 5 serta Xbox Series X dan Series S. Jadwal tersebut berdekatan dengan periode Thanksgiving di AS.

Bagi perusahaan yang memiliki banyak karyawan muda, fenomena ini menjadi pengingat bahwa peluncuran produk hiburan besar dapat memengaruhi perencanaan tenaga kerja. Cuti yang diajukan bersamaan, keterlambatan pekerjaan, dan berkurangnya fokus karyawan bisa menjadi tantangan operasional.

Meski angka kerugian USD1 miliar masih berupa estimasi, GTA 6 menunjukkan bagaimana sebuah peluncuran game dapat melampaui urusan hiburan dan ikut memengaruhi aktivitas ekonomi.
 


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA