Baca Juga :
Bikin Salfok! Ada Jajanan Indonesia di Game Wolverine PS5, dari Gorengan sampai Pecel Lele
Direktur Komunitas Insomniac Games, James Stevenson, menegaskan bahwa tim pengembang secara aktif mendengarkan seluruh masukan yang masuk demi menyempurnakan pengalaman bermain.
"Kami telah 100 persen mendengarkan selama beberapa hari terakhir dan tim telah bekerja keras hari ini sebagai tanggapan atas beberapa umpan balik tersebut — kalau-kalau Anda bertanya-tanya bau apa yang keluar dari dapur kami," ujar James Stevenson melalui akun X (dahulu Twitter) resminya, @JamesStevenson, Selasa, 15 September 2026.
Tekanan Peluncuran dan Persaingan Ketat
Peluncuran Marvel’s Wolverine berada di situasi yang cukup menantang. Selain hadir di tengah sorotan publik terhadap serangkaian kebijakan Sony Interactive Entertainment, game ini juga harus bersaing di bulan September yang padat oleh peluncuran judul-judul besar.
Sejumlah game yang turut meluncur dan mendapatkan pujian kritis antara lain Onimusha: Way of the Sword, The Blood of Dawnwalker, Fire Emblem: Fortunes Wave, hingga Control: Resonant.
Berbagai persoalan teknis maupun mekanisme permainan yang diangkat oleh para pengulas dan pemain dalam sepekan terakhir menjadi fokus utama perbaikan oleh Insomniac Games.
Tren Perbaikan Pascakritik Pemain
Langkah Insomniac Games untuk merombak dan memperbarui kualitas permainan berdasarkan umpan balik pemain kini bukan lagi hal asing, bahkan di kategori game pemain tunggal (single-player). Tren ini sebelumnya diadaptasi oleh Crimson Desert yang terus memperbarui kontennya secara berkala menyusul kritik dari komunitas.
Marvel’s Wolverine sendiri merupakan game aksi-petualangan sudut pandang orang ketiga (third-person) yang diterbitkan khusus untuk konsol PlayStation 5 (PS5). Mengusung karakter ikonik Logan alias Wolverine, game ini diharapkan dapat mengulang kesuksesan besar yang diraih studio tersebut lewat seri game Spider-Man.
(Nur Aldiansyah Amirulloh)