Cuplikan gameplay Warlock: Dungeons & Dragons. (Sumber: youtube/Game Spot)
Cuplikan gameplay Warlock: Dungeons & Dragons. (Sumber: youtube/Game Spot)

Warlock: D&D, Game Baru yang Bebaskan Pemain Racik Kombo Sihir

Mohamad Mamduh • 03 September 2026 12:09
Ringkasnya gini..
  • Invoke Studios resmi mengumumkan gim aksi-petualangan Warlock: Dungeons & Dragons rilis pada 2027 di Xbox Series X/S.
  • Gim dunia terbuka ini bebaskan pemain kombinasikan sihir dan pedang serta jelajahi dunia tanpa penanda arah navigasi.
  • Pemain dituntut aktif mengamati lingkungan, mengumpulkan petunjuk, dan memicu misi sampingan secara mandiri.
Jakarta: Pengembang Invoke Studios bersama penerbit Wizards of the Coast resmi  mengumumkan game aksi-petualangan open-world terbaru bertajuk Warlock: Dungeons & Dragons.
 
Game bersudut pandang orang ketiga (third-person) ini dijadwalkan meluncur pada 2027 untuk konsol Xbox Series X/S. Gim ini berpusat pada kisah Kaatri, seorang pendekar pedang yang memperoleh kekuatan warlock D&D dari entitas pelindung (patron) misterius.

Kombinasi Sihir dan Pertarungan Jarak Dekat

Warlock: Dungeons & Dragons menawarkan kebebasan penuh bagi pemain dalam menentukan gaya bertarung. Pemain dapat memadukan serangan jarak dekat menggunakan pedang dengan berbagai mantra sihir, atau bahkan memenangkan pertempuran murni dengan mengandalkan kemampuan sihir.

Mekanik permainan ini dirancang untuk memicu kreativitas pemain dalam merangkai kombo serangan. Sebagai contoh, mantra Telekinesis dapat digunakan untuk melempar objek ke arah musuh, mengubah batu besar menjadi perisai, hingga menarik air dari kolam untuk memadamkan api.

Selain itu, pemain dapat melontarkan Eldritch Blast ke arah lawan, memanfaatkan Misty Step untuk menghindari jebakan panah dan melintasi kobaran api, atau menerapkan Otherworldly Leap saat melompati jurang berbahaya.

Eksplorasi Murni Tanpa Penanda Arah

Berbeda dari game open-world pada umumnya, Invoke Studios tidak menyediakan penanda arah (objective marker) pada permainan. Pemain dituntut aktif mengamati lingkungan sekitar dan mengumpulkan petunjuk secara mandiri demi melanjutkan alur cerita.

Sistem navigasi organik ini terlihat saat Kaatri memasuki kawasan permukiman. Ia harus berinteraksi serta mengamati aktivitas penduduk lokal untuk menggali informasi penting.
Pendekatan serupa berlaku saat menemukan jejak darah yang mengarah ke balik pintu terbuka. Tanpa petunjuk visual khusus, elemen lingkungan tersebut dirancang untuk memantik rasa penasaran pemain hingga akhirnya memicu misi sampingan (side quest).

Manipulasi Lingkungan via Mantra

Sebagai game bergenre open-world, Warlock: Dungeons & Dragons juga menghadirkan fitur ritual magis yang dapat mengubah kondisi lingkungan secara instan.

Kaatri dapat merapalkan mantra Downpour untuk mengubah cuaca cerah menjadi badai deras. Selanjutnya, pemain bisa menyalurkan mantra Witch Bolt ke tiang logam di sekitar lokasi untuk menyengat barisan musuh dengan aliran listrik, semuanya dilakukan tanpa perlu mengayunkan pedang sama sekali.

Dengan memadukan kebebasan bereksperimen dalam bertarung serta eksplorasi lingkungan secara mandiri, Warlock: Dungeons & Dragons berpotensi memberikan pengalaman bermain yang segar bagi para pecinta game aksi-petualangan. Kehadirannya pada 2027 mendatang pun layak dinantikan sebagai salah satu judul game open-world paling ambisius di platform Xbox Series X/S.


  (Nur Aldiansyah Amirulloh)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA