Nintendo Switch. (Foto: website/www.nintendo.com)
Nintendo Switch. (Foto: website/www.nintendo.com)

Ada Jailbreak Pertama Nintendo Switch 2

Mohamad Mamduh • 27 Oktober 2026 20:03
Ringkasnya gini..
  • Konsol Nintendo Switch 2 berhasil dibobol peretas memanfaatkan exploit aplikasi SmileBASIC dan bantuan AI generatif.
  • Celah keamanan ini memungkinkan peretas mengunduh firmware, memasang homebrew, serta mengekstrak gim secara penuh ke PC.
  • Akses sistem berkas ini berpotensi membuka pintu lebar bagi rekayasa balik, emulasi, serta pembajakan gim Nintendo Switch 2.
Jakarta: Upaya peretasan terhadap konsol terbaru buatan Nintendo akhirnya membuahkan hasil. Berkat aksi beberapa peretas yang dibantu teknologi AI generatif, jailbreak pertama untuk Nintendo Switch 2 resmi ditemukan. Aksi ini memanfaatkan celah keamanan dari aplikasi SmileBASIC yang saat ini telah dihapus dari toko aplikasi resmi.
 
Exploit terbatas tersebut memungkinkan pengguna untuk memasang modifikasi game, menginstal perangkat lunak buatan komunitas (homebrew), mengunduh berkas simpanan (save files), hingga mencadangkan (dump) seluruh firmware sistem secara penuh ke komputer (PC).
 

Mekanisme Peretasan Sistem Berkas Konsol

Berdasarkan peretas hexkyz yang dibagikan oleh akun x65943 di forum GBAtemp, celah keamanan ini bekerja dengan cara membebani (overloading) sistem berkas dan memori konsol. Akses yang didapat memungkinkan peretas menembus binari di bawah level-KIP pada sistem operasi perangkat.

Dampaknya, peretas dapat mengunduh serta mengekstrak berkas di dalam game secara langsung ke PC untuk modifikasi lebih lanjut. Karena metode dan langkah aktivasi celah ini telah ditemukan, peretas diprediksi dapat memicu exploit serupa menggunakan aplikasi lain di luar SmileBASIC.
 

Ancaman Emulasi dan Pembajakan Game

Penemuan ini menjadi langkah awal yang membuka pemeriksaan lebih mendalam terkait sistem kerja internal konsol. Akses ekstraksi game secara penuh (full game dumps) ini berpotensi besar membuka pintu bagi praktik emulasi, rekayasa balik (reverse-engineering), hingga pembajakan game-game Nintendo Switch 2 di masa mendatang.

Kondisi ini kian memprihatinkan karena proses peretasan kini dibantu oleh sistem AI. Sejumlah CEO perusahaan AI bahkan telah memperingatkan bahwa perlindungan perangkat lunak dari ancaman peretasan mungkin akan menjadi hal yang makin sulit dilakukan di masa depan.
  (Nur Aldiansyah Amirulloh)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA