Ketersediaan konsol tersebut diperkirakan masih terbatas hingga 2027, sementara kenaikan harga membuat gamer harus mempertimbangkan ulang biaya untuk mendapatkan pengalaman bermain terbaik.
Permintaan terhadap PS5 Pro meningkat menjelang peluncuran GTA 6 pada 19 November 2026. Game terbaru Rockstar Games itu menghadirkan dunia permainan dengan detail visual tinggi, mendorong sebagian gamer mencari konsol yang mampu memaksimalkan kualitas grafisnya.
Media game Jerman, Playfront, yang dikutip dari Engadget melaporkan bahwa Sony telah memberi tahu mitra distribusinya mengenai keterbatasan pasokan dan tingginya permintaan yang diperkirakan memengaruhi stok ritel hingga tahun depan.
Harga PS5 Pro Makin Tinggi
Diluncurkan pada November 2024 dengan harga USD699,99, PS5 Pro membawa GPU yang lebih bertenaga, ray tracing canggih, penyimpanan 2 TB, serta teknologi peningkatan resolusi berbasis kecerdasan buatan untuk menghasilkan gambar lebih tajam.Namun, kelangkaan stok membuat konsumen menghadapi harga yang semakin tinggi. Harga pasar yang disebut dalam laporan tersebut telah naik sekitar USD200 dibandingkan harga peluncuran awal.
Baca Juga :
Sony Diam-diam Revisi PS5 Slim
Situasinya bahkan lebih ekstrem di pasar penjualan kembali. Salah satu penjual di Best Buy menawarkan PS5 Pro dengan harga USD1.539, jauh di atas harga awal konsol tersebut.
Bagi gamer, kondisi ini memunculkan pertanyaan penting: apakah peningkatan visual GTA 6 cukup sepadan untuk membenarkan pembelian konsol dengan harga premium?
Krisis Chip dan AI Ikut Menekan Pasokan
Kelangkaan PS5 Pro juga berkaitan dengan tekanan pasokan komponen di industri teknologi. Lonjakan kebutuhan perangkat keras untuk kecerdasan buatan (AI) membuat produsen elektronik semakin bersaing mendapatkan chip dan memori.Kondisi ini mengingatkan pada krisis semikonduktor global yang membatasi produksi PS5 sejak 2020. Saat itu, konsumen kerap harus menunggu berbulan-bulan untuk mendapatkan konsol.
Tekanan harga kini turut terasa di kategori lain. Laporan The Economist yang dikutip dalam pemberitaan tersebut menyebut harga laptop meningkat 20 persen sepanjang tahun ini. Di Korea Selatan, harga produsen DRAM melonjak 445 persen, sedangkan memori flash naik 244 persen.
Sony telah mengambil langkah untuk membatasi pembelian spekulatif di Jepang melalui sistem undian. Calon pembeli juga menghadapi persyaratan tertentu, termasuk durasi bermain minimum, untuk mengurangi peluang konsol dibeli hanya demi dijual kembali dengan harga lebih tinggi.
Apakah GTA 6 Benar-Benar Membutuhkan PS5 Pro?
PS5 Pro menawarkan potensi peningkatan visual, terutama melalui ray tracing yang membuat pencahayaan dan pantulan terlihat lebih realistis. Namun, keunggulan tersebut tidak otomatis menjamin GTA 6 berjalan pada 60 frame per second (fps).Hingga kini, Sony dan Rockstar Games belum memerinci perbedaan performa GTA 6 antara PS5 standar dan PS5 Pro. Rumor mengenai dukungan 60 fps memang beredar, tetapi belum mendapat konfirmasi resmi. Cuplikan pratinjau resmi game tersebut ditampilkan pada 30 fps.
Peningkatan kemampuan CPU PS5 Pro yang disebut sekitar 10 persen berpotensi membantu pemrosesan keramaian dan lalu lintas dalam game. Meski demikian, peningkatan itu belum menjamin frame rate lebih tinggi secara konsisten, mengingat skala dunia GTA 6 yang luas.
Pertimbangan lain datang dari teknologi peningkatan resolusi QSSR berbasis AI yang juga dibawa Sony ke PS5 standar. Fitur tersebut berpotensi mempersempit perbedaan visual antara kedua konsol.
Bagi gamer Indonesia yang ingin membeli PS5 Pro khusus untuk GTA 6, keputusan sebaiknya tidak hanya bertumpu pada harapan bermain di 60 fps. Selama perbedaan performa belum dijelaskan secara resmi, peningkatan grafis perlu ditimbang bersama harga dan ketersediaan konsol.