Kebijakan ini diumumkan sebagai bagian dari penguatan sistem keamanan pengguna, khususnya untuk melindungi anak dan remaja dari interaksi yang tidak sesuai usia.
Dalam keterangan resminya, Roblox menyebut ketentuan verifikasi usia untuk fitur chat akan diterapkan secara bertahap di berbagai wilayah.
Sebelumnya, kebijakan ini telah lebih dulu diluncurkan di Australia, Selandia Baru, dan Belanda sejak Desember 2025. Hingga kini, lebih dari 50 persen pengguna aktif harian di ketiga negara tersebut telah menyelesaikan proses verifikasi usia.
Roblox menegaskan bahwa langkah ini menjadikannya sebagai platform gim daring pertama yang mewajibkan verifikasi usia bagi seluruh pengguna sebelum dapat menggunakan fitur komunikasi.
Inisiatif tersebut dirancang untuk memastikan interaksi yang sesuai kelompok umur serta membatasi komunikasi antara pengguna dewasa dan anak di bawah umur.
“Kami berkomitmen dalam menghadirkan keamanan paling maksimal bagi para pengguna,” ujar Matt Kaufman, Chief Safety Officer Roblox. Ia menambahkan, pembatasan berbasis usia dilakukan secara proaktif agar pengguna tetap dapat berkarya dan terhubung dengan aman serta nyaman.
Persetujuan Orang Tua Jadi Syarat bagi Anak di Bawah 13 Tahun
Sesuai regulasi yang berlaku di Indonesia, pengguna berusia di bawah 13 tahun diwajibkan memperoleh persetujuan orang tua untuk menjalani proses verifikasi usia.Persetujuan ini menjadi syarat agar anak dapat mengakses fitur chat, dengan tujuan memastikan komunikasi hanya terjadi dengan pengguna dalam rentang usia yang sesuai.
Dalam panduan resmi yang dirilis, orang tua diminta untuk membuat akun Roblox tersendiri dan menghubungkannya dengan akun anak. Selanjutnya, orang tua harus memverifikasi usia mereka menggunakan kartu identitas atau kartu kredit sebelum memberikan izin verifikasi usia kepada anak.
Proses Verifikasi Utamakan Privasi Pengguna
Roblox menyatakan proses verifikasi usia dirancang dengan mengutamakan privasi, kecepatan, dan keamanan. Verifikasi dapat diselesaikan dalam hitungan detik menggunakan perangkat berkamera seperti smartphone.Proses estimasi usia wajah dilakukan oleh mitra Roblox, Persona, dan seluruh data visual akan dihapus segera setelah pemrosesan selesai.
Bagi pengguna berusia 13 tahun ke atas, tersedia opsi verifikasi menggunakan kartu identitas. Meski tidak bersifat wajib secara umum, verifikasi usia menjadi prasyarat untuk mengakses fitur chat.
Roblox juga menyediakan layanan dukungan pelanggan serta mekanisme banding apabila terjadi ketidakakuratan dalam hasil verifikasi.
Selain itu, platform ini secara aktif memantau pola perilaku pengguna untuk mendeteksi ketidaksesuaian antara aktivitas akun dan usia yang terdaftar, serta dapat meminta verifikasi ulang jika ditemukan perbedaan signifikan.
Pengelompokan Usia dan Pembatasan Chat
Setelah proses verifikasi selesai, pengguna akan dikelompokkan ke dalam enam kategori usia, yakni di bawah 9 tahun, 9–12 tahun, 13–15 tahun, 16–17 tahun, 18–20 tahun, dan 21 tahun ke atas.Fitur chat secara otomatis hanya dapat digunakan dengan pengguna seusia serta satu tingkat kelompok usia di atas dan di bawahnya.
Untuk perlindungan tambahan, fitur chat bagi anak di bawah 9 tahun dinonaktifkan secara default dan hanya dapat diaktifkan setelah mendapat izin orang tua.
Roblox menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari pendekatan keamanan berlapis yang juga mencakup moderasi konten proaktif, aturan komunikasi ketat untuk anak, serta fitur kontrol orang tua.
Ke depan, verifikasi usia juga akan menjadi dasar pengembangan fitur lain, termasuk akses kolaborasi kreator di Roblox Studio dan komunikasi keluarga lintas usia yang lebih aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News