VCT 2027
VCT 2027

VCT 2027 Hadir dengan Struktur dan Format Baru, Jalur Kualifikasi Lebih Terbuka

Mohamad Mamduh • 23 Juni 2026 21:22
Ringkasnya gini..
  • Riot Games memperkenalkan struktur baru VCT 2027 dengan sistem kompetisi yang lebih terbuka dan berbasis performa.
  • Indonesia, Thailand, dan Vietnam akan memiliki kompetisi regional tersendiri dalam ekosistem VCT Pacific.
  • Tim non-partner berkesempatan menerima dukungan finansial hingga USD400 ribu berdasarkan pencapaian mereka di kompetisi internasional.
Jakarta: Riot Games mengumumkan detail terbaru mengenai Valorant Champions Tour (VCT) 2027. Pembaruan ini menghadirkan sistem kompetisi yang lebih terbuka dengan jalur kualifikasi baru, promosi dan degradasi berbasis performa, serta dukungan finansial bagi tim non-partner yang berhasil menembus kompetisi tingkat internasional.
 
Melalui perubahan tersebut, Riot ingin menciptakan ekosistem kompetitif yang memberikan lebih banyak peluang bagi organisasi dan pemain untuk berkembang berdasarkan prestasi, sekaligus memastikan setiap pertandingan memiliki dampak yang lebih besar terhadap perjalanan tim sepanjang musim.
 

Struktur Musim VCT 2027


Mulai musim 2027, kalender kompetisi VCT akan terdiri dari enam tahapan utama, yaitu Kickoff, Masters, Cup 1, Masters kedua, Cup 2, dan ditutup oleh Valorant Champions sebagai puncak kompetisi musim.
 
Riot menjelaskan bahwa tim akan bergerak dari kompetisi regional menuju Cups, Masters, dan Champions melalui sistem berbasis performa yang lebih kompetitif dibanding format sebelumnya.
 

Kickoff Kembali Hadir dengan 12 Tim


Turnamen Kickoff di wilayah VCT Americas, EMEA, dan Pacific akan kembali menggunakan format 12 tim yang terdiri atas delapan tim partner dan empat tim hasil Open Qualifiers.

Tiga tim terbaik dari setiap Kickoff akan langsung mengamankan tempat di Masters. Namun, Riot menegaskan bahwa status sebagai tim partner tidak lagi menjamin tempat pada kompetisi internasional berikutnya.
 
Tim partner tetap harus menunjukkan performa terbaik untuk mempertahankan posisi mereka di level tertinggi. Jika gagal meraih hasil yang dibutuhkan di Masters atau Cups, mereka harus kembali berjuang melalui Open Playoffs.
 

Sistem Promosi dan Degradasi Berbasis Performa


Salah satu perubahan terbesar dalam VCT 2027 adalah sistem progresi yang sepenuhnya ditentukan oleh hasil pertandingan.
 
Tim partner yang gagal meraih peringkat tinggi di Masters atau Cups akan turun ke Open Playoffs untuk memperebutkan kembali posisi mereka. Sementara itu, tim yang tersingkir lebih awal maupun organisasi yang belum memiliki pencapaian kompetitif harus memulai perjalanan dari Open Qualifiers.
 
Riot menyebut sistem ini akan menciptakan promosi dan degradasi yang berlangsung sepanjang musim, sehingga setiap pertandingan memiliki konsekuensi kompetitif yang nyata.
 
Selain itu, Asia Selatan dan Oseania akan mendapatkan jalur menuju VCT Pacific melalui Pacific Wild Card.
 

Empat Belas Kompetisi Regional Jadi Fondasi Ekosistem


Sebagai bagian dari struktur baru, Riot memperkenalkan 14 kompetisi regional yang menjadi dasar kualifikasi menuju turnamen internasional.
 
Wilayah VCT Americas mencakup North America, LATAM North, LATAM South, dan Brasil.
 
VCT EMEA terdiri atas Eropa, Turki, serta kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA).
 
Sementara itu, VCT Pacific akan menaungi Korea Selatan, Jepang, Thailand, Indonesia, Vietnam, serta Wild Card yang mencakup Filipina, Malaysia, Singapura, dan negara Asia Tenggara lainnya.
 
VCT China tetap berjalan sebagai wilayah kompetitif tersendiri.
 
Menurut Riot, struktur ini dirancang untuk memperkuat kompetisi lokal sekaligus membuka lebih banyak jalur bagi tim regional menuju panggung internasional.
 

Indonesia Dapat Jalur Regional Khusus di VCT Pacific


Salah satu perubahan yang paling menonjol bagi kawasan Asia Tenggara adalah kehadiran kompetisi regional khusus untuk Indonesia, Thailand, dan Vietnam di bawah ekosistem VCT Pacific.
 
Riot menilai ketiga negara tersebut merupakan pasar dengan pertumbuhan komunitas Valorant yang sangat pesat. Kehadiran kompetisi regional tersendiri diharapkan dapat memperluas peluang bagi tim dan pemain lokal untuk menembus kompetisi tingkat dunia.
 

VCT China Pertahankan Sistem Tim Visitor


Untuk wilayah China, Riot memastikan model tim visitor akan tetap digunakan bersama sistem tim partner.
 
Pada fase Kickoff, kompetisi akan diikuti delapan tim partner, dua tim visitor, dan dua tim hasil Open Qualifiers.
 
Tim partner maupun visitor akan memperoleh tiket langsung menuju Kickoff serta Cup pertama. Riot menilai model ini mampu menjaga keseimbangan antara stabilitas kompetisi dan kesempatan promosi bagi tim baru.
 

Aturan Roster Baru untuk Menjaga Stabilitas Tim


Riot juga memperkenalkan sistem roster continuity yang ditujukan untuk membantu organisasi membangun identitas kompetitif jangka panjang.
 
Melalui aturan ini, tim Open maupun tim Creator dapat mempertahankan progres kompetitif mereka selama tetap mempertahankan setidaknya tiga dari lima pemain inti.
 
Tim yang memenuhi syarat tersebut akan tetap mempertahankan poin dan status kualifikasi yang telah diperoleh sepanjang musim.
 
Menurut Riot, kebijakan ini dirancang untuk membantu organisasi baru membangun momentum tanpa kehilangan hasil kompetitif akibat perubahan roster secara menyeluruh.
 

Tim Non-Partner Kini Dapat Dukungan Finansial


Untuk pertama kalinya dalam sejarah VCT, Riot akan memberikan dukungan finansial yang dijamin kepada tim non-partner berdasarkan pencapaian kompetitif mereka.
 
Tim yang berhasil lolos ke Kickoff atau Cup akan menerima dukungan sebesar USD100 ribu. Peserta Masters akan mendapatkan USD200 ribu, sementara tim yang lolos ke Valorant Champions akan memperoleh USD400 ribu.
 
Dana tersebut diberikan di luar hadiah turnamen, tunjangan perjalanan menuju ajang internasional, serta berbagai insentif ekosistem lainnya.
 
Selain itu, tim non-partner yang berhasil mencapai Game Changers Championship juga akan memperoleh tambahan insentif sebesar USD100 ribu.
 

Riot Ingin Menciptakan Masa Depan yang Lebih Terbuka


Head of Valorant Esports Riot Games, Leo Faria, mengatakan struktur baru ini dibangun berdasarkan prinsip bahwa setiap tim harus memiliki kesempatan untuk mencapai level tertinggi melalui performa mereka di dalam pertandingan.
 
"VCT 2027 dibangun berdasarkan keyakinan sederhana: tim terbaik harus mendapatkan tempat mereka di setiap langkah dan setiap pertandingan harus penting. Kami ingin menciptakan sistem yang menghargai kinerja, membuka lebih banyak peluang bagi tim dari seluruh dunia, dan membuat setiap pertandingan terasa bermakna," ujar Leo Faria.
 
Ia menambahkan bahwa Riot ingin menciptakan masa depan yang lebih terbuka, kompetitif, dan menarik bagi seluruh ekosistem Valorant Esports, mulai dari level regional hingga Valorant Champions.
 
Riot Games menyatakan detail lebih lanjut mengenai alokasi slot, format kualifikasi regional, serta pemilihan tim partner akan diumumkan menjelang dimulainya musim VCT 2027.
 
(Sheva Asyraful Fali)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA