Pemenang kompetisi esports Telkomsel Dunia Games League.
Pemenang kompetisi esports Telkomsel Dunia Games League.

Telkomsel Umumkan Juara Dua Kompetisi Esports Dunia Games

Teknologi telkomsel games esports
Cahyandaru Kuncorojati • 15 Maret 2019 16:38
Jakarta: Telkomsel mengumukan juara dari dua kompetisi pembuka menuju laga utama Indonesia Games Championship (IGC) 2019. Kedua kompetisi tersebut adalah Dunia Games League dan Dunia Games Campus League.
 
Diingat kembali kedua kompetisi tersebut memiliki perbedaan. Dunia Games League adalah kompetisi amatir yang dilakukan serentak di 141 kota. Kemudian dicari 13 tim regional terbaik untuk bertanding di tingkat nasional.
 
Dunia Games Campus League akan mempertandingkan 12 tim terbaik dari 13 kampus seluruh Indonesia. Dunia Games Campus League mempertandingkan game Free Fire sementara Dunia Games League mempertandingkan game Mobile Legends: Bang Bang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Juara pertama Dunia Games League diraih oleh tim Onic, juara kedua STAR8 dan ketiga diisi AlterEgo.
 
Beralih ke Dunia Games Campus League juara pertama dimenangkan tim SFI.ZET dari UNIKA Soegijapranata, juara kedua PVT V9 dari Universitas Gunadarman dan ketiga ada JEJE SQUAD dari Universitas Pakuan.
 
"Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang dan terima kasih atas antusiasme para peserta yang bertanding di Dunia Games League dan Dunia Games Campus League," ungkap Head of Digital Lifestyle Telkomsel Crispin Peter Tristram.
 
"Harapan kami ajang ini menjadi wadah bagi pelanggan yang mencintai game dan eSport. Melalui Liga ini, di samping berkompetisi kami ingin para gamers di Indonesia saling berinteraksi dan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka tentang esports," imbuhnya.
 
Grand Final dari satu kompetisi lagi, Dunia Games Pro League, akan diadakan pada bulan April mendatang. Para pemenang turnamen esports ini akan memperebutkan hadiah total sebesar Rp3 miliar. Dunia Games Pro League ditujukan khusus untuk tim esport profesional Indonesia.
 
Telkomsel mengklaim bahwa ketiga kompetisi esports yang digelar sejak Oktober 2018 lalu berhasil menarik minat 25.000 gamer untuk ikut serta.
 
Babak kualifikasi online yang ditayangkan secara live streaming di YouTube Dunia Games dan MAXstream tersebut disaksikan lebih dari lima juta views dengan total durasi mencapai lebih dari 35 juta menit.
 
"Dengan berkembangnya industri eSport di Indonesia, Telkomsel melalui Dunia Games selalu hadir untuk menjadi pendukung utama bagi industri ini melalui ajang kompetisi. Hingga saat ini lebih dari 60 juta pengguna Telkomsel dari 90 juta pemain telah aktif yang bermain mobile games secara online di Indonesia," jelas Crispin.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi