Bigetron by Vitality di playoff MPL ID S17. (Foto: MPL Indonesia)
Bigetron by Vitality di playoff MPL ID S17. (Foto: MPL Indonesia)

Hasil Playoff MPL ID S17: BTR Singkirkan TLID 3-0, Lolos ke Final Lower Bracket

Mohamad Mamduh • 12 Juni 2026 18:21
Ringkasnya gini..
  • Bigetron by Vitality sukses menyingkirkan Team Liquid ID dengan skor telak 3-0 di semifinal lower bracket MPL ID S17.
  • Kemenangan tersebut membawa Bigetron melaju ke Final Lower Bracket dan menunggu pemenang ONIC melawan Geek Fam ID.
  • Sementara itu, Team Liquid ID harus mengakhiri perjalanan mereka di MPL ID S17 meski sebelumnya finis sebagai runner-up regular season
Jakarta: Bigetron by Vitality berhasil menjaga asa juara mereka di MPL Indonesia Season 17 setelah menyingkirkan Team Liquid ID dengan skor telak 3-0 pada semifinal lower bracket, Jumat, 12 Juni 2026.
 
Kemenangan ini memastikan Bigetron melaju ke Final Lower Bracket dan tinggal menunggu lawan antara ONIC Esports atau Geek Fam ID yang akan bertanding di Final Upper Bracket.
 
Sementara itu, hasil ini sekaligus mengakhiri perjalanan Team Liquid ID di MPL ID S17. Hasil tersebut menjadi sorotan mengingat TLID sebelumnya tampil impresif sepanjang regular season dan berhasil finis sebagai runner-up klasemen.

Namun, performa mereka justru mengalami penurunan drastis di fase playoff setelah kalah dari Geek Fam ID dan kembali tumbang saat menghadapi Bigetron by Vitality.
 

Game 1

Bigetron by Vitality langsung tampil menekan sejak menit awal melalui rotasi cepat jungler mereka, Nnael, yang menggunakan Baxia. Meski Team Liquid ID sempat memberikan perlawanan pada perebutan Turtle pertama, Bigetron berhasil unggul lewat trade kill yang menguntungkan sekaligus mengamankan objektif tersebut.
 
Aran sempat menjadi sorotan lewat permainan agresif menggunakan Paquito dan mencatatkan double kill penting bagi Team Liquid ID. Namun, momentum pertandingan tetap berada di tangan Bigetron.
 
Memasuki mid game, koordinasi tim Bigetron terlihat sangat solid. Mereka beberapa kali melakukan dive-in agresif ke area base lawan tanpa takut terhadap tekanan turret. Situasi semakin sulit bagi Team Liquid ID setelah Bigetron berhasil mengamankan Lord pertama secara gratis dan terus memperbesar keunggulan lewat snowballing.
 
EMANN yang menggunakan Harith menjadi ancaman utama bagi Team Liquid ID karena sulit dihentikan akibat minimnya crowd control (CC) efektif dari kubu lawan. Di sisi lain, Morenooo yang menggunakan Zhuxin tampil dominan sebagai sumber damage utama.
 
Bigetron akhirnya menutup game pertama pada menit 14:09 setelah berhasil menghancurkan base Team Liquid ID dengan bantuan super wave minion.
 

Game 2

Bigetron by Vitality kembali tampil dominan sejak early game. Mereka terus memberikan tekanan kepada Team Liquid ID melalui permainan agresif dan kontrol objektif yang rapi.
 
Morenooo yang kembali menggunakan Zhuxin menjadi motor serangan utama Bigetron. Hingga menit ke-10, Bigetron sukses mendominasi map sekaligus memperlebar selisih gold hingga mencapai 9.000.
 
Meski tertinggal jauh dan Bigetron sempat mengamankan dua Lord, Team Liquid ID tidak menyerah begitu saja. Momentum kebangkitan mereka terjadi saat team fight di area pertahanan sendiri berhasil dimenangkan dengan mengeliminasi empat pemain Bigetron.
 
Keberhasilan tersebut membuat Team Liquid ID mampu memangkas selisih gold secara drastis dan membawa pertandingan memasuki fase late game yang lebih seimbang.
 
Pertandingan kemudian berubah menjadi duel taktis yang berlangsung sengit. Team Liquid ID hampir melakukan epic comeback setelah beberapa kali berhasil mengacaukan formasi Bigetron.
 
Namun, permainan disiplin Bigetron yang dipimpin Morenooo berhasil meredam tekanan tersebut. Bigetron akhirnya memastikan kemenangan setelah memenangkan team fight penentuan di area base mereka sendiri.
 
Morenooo dinobatkan sebagai MVP berkat performa konsisten dan partisipasi team fight yang mencapai 100 persen. Hasil ini membuat Bigetron mengamankan match point dalam seri tersebut.
 

Game 3

Bigetron kembali tampil agresif sejak early game. Jungler mereka, Nnael, yang menggunakan Fanny berhasil mengamankan first blood dan terus memberikan tekanan ke area jungle lawan.
 
Meski Aran sempat memberikan perlawanan di lane atas demi mengamankan Turtle, Bigetron tetap unggul dalam perolehan gold serta penguasaan map.
 
Morenooo kembali menjadi pemain paling menonjol dalam pertandingan ini. Menggunakan Yve, ia tampil dominan melalui Real World Manipulation yang mampu membatasi pergerakan roamer TLID, Lyoni, dan pemain Team Liquid ID lainnya.
 
Bigetron juga berhasil memenangkan beberapa team fight penting yang membuat Team Liquid ID kehilangan banyak turret dalam waktu singkat.
 
Dominasi total Bigetron semakin terlihat setelah mereka mengamankan Lord pertama tanpa hambatan dan mulai mengepung base lawan. Team Liquid ID yang terus tertekan kesulitan menahan gelombang serangan dari Bigetron.
 
Setelah memenangkan team fight terakhir di area base lawan, Bigetron memastikan kemenangan pada menit 11:51 sekaligus menutup seri dengan skor telak 3-0.
 
Morenooo kembali menjadi sorotan dan terpilih sebagai Player of the Match berkat performa impresifnya sepanjang pertandingan.
 
Bigetron kini hanya tinggal selangkah lagi menuju Grand Final MPL ID S17. Namun, mereka masih harus menghadapi lawan berat antara ONIC Esports atau Geek Fam ID yang akan bertarung di Final Upper Bracket.
 
(Sheva Asyraful Fali)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA