Bigetron by Vitality kalahkan EVOS 3-1 di playoff MPL ID S17 hari pertama. (Foto: Youtube @MPLIndonesia)
Bigetron by Vitality kalahkan EVOS 3-1 di playoff MPL ID S17 hari pertama. (Foto: Youtube @MPLIndonesia)

Hasil Playoff MPL ID S17: Bigetron Bungkam EVOS 3-1, Siap Hadapi ONIC

Mohamad Mamduh • 11 Juni 2026 13:02
Ringkasnya gini..
  • Bigetron by Vitality sukses mengalahkan EVOS Esports dengan skor 3-1 pada hari pertama Playoff MPL ID S17.
  • Kemenangan ini menjadi ajang balas dendam Bigetron setelah beberapa musim sebelumnya kerap disingkirkan EVOS di playoff MPL Indonesia.
  • Bigetron tampil lebih solid dalam team fight dan penguasaan objektif sepanjang pertandingan.
Jakarta: Bigetron by Vitality berhasil memastikan langkah ke babak berikutnya usai mengalahkan EVOS Esports pada hari pertama Playoff MPL Indonesia Season 17, Rabu, 10 Juni 2026. Dalam pertandingan sengit, Bigetron sukses menumbangkan EVOS dengan skor 3-1 sekaligus mengakhiri perjalanan sang macan putih di kompetisi musim ini.
 
Kemenangan tersebut juga menjadi ajang balas dendam bagi Bigetron. Pasalnya, pada beberapa musim sebelumnya, mereka kerap dipulangkan EVOS dari babak playoff MPL Indonesia. Kini, anak-anak robot merah akhirnya mampu memutus tren buruk tersebut dan melangkah ke fase berikutnya.
 
Di sisi lain, EVOS kembali gagal memanfaatkan “buff season ganjil” yang selama ini identik dengan kebangkitan performa mereka. Harapan fans untuk melihat EVOS kembali berjaya di MPL ID pun harus pupus lebih cepat pada musim ini.

Hasil ini membuat Bigetron by Vitality akan menghadapi ONIC Esports yang sebelumnya finis sebagai pemuncak klasemen Regular Season MPL ID S17.
 

Game 1


Pada game pertama, Bigetron by Vitality memilih Alice untuk memperkuat EXP lane. Sementara itu, EVOS Esports membalas dengan kombinasi Khaleed dan Paquito guna mengontrol tempo permainan sejak early game.
 
Memasuki menit-menit awal, Bigetron tampil lebih solid melalui rotasi efisien dan penguasaan objektif yang disiplin. Permainan tersebut membuat mereka mampu mengamankan keunggulan net worth hingga mencapai 3.000 gold.
 
Memasuki fase mid hingga late game, EVOS mulai menunjukkan perlawanan. Mereka berhasil melakukan comeback taktis setelah sukses melakukan pick-off terhadap Nnael di area Lord. Momentum tersebut memangkas selisih gold sekaligus membuat EVOS mendapatkan Lord pertama, meski masih mampu dipertahankan oleh Bigetron.
 
Pertandingan berlangsung sangat alot hingga menembus menit ke-20. Jual beli serangan terjadi di berbagai area Land of Dawn dengan selisih net worth yang terus menipis, membuat setiap keputusan menjadi sangat krusial.
 
Ketegangan mencapai puncaknya ketika Bigetron berhasil mengamankan Lord kelima. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memenangkan team fight penentu tepat di depan base EVOS sekaligus mengunci kemenangan pada game pertama.
 

Game 2


Memasuki game kedua, EVOS mencoba melakukan counter-play terhadap Harley milik Nnael dengan memilih Saber yang dimainkan oleh Alberttt. Meski EVOS sempat mendapatkan perfect Turtle, Bigetron tetap tampil disiplin dalam menjaga positioning dan tempo permainan.
 
Morenooo menjadi aktor utama di balik dominasi Bigetron. Menggunakan Selena, ia terus memberikan tekanan melalui Abyssal Arrow dari blind spot yang sangat akurat sehingga memaksa pemain EVOS bermain lebih defensif.
 
Di sisi lain, Finn yang menggunakan Marcel juga tampil efektif dalam membuka vision dan memberikan crowd control berupa efek freeze untuk mematahkan berbagai inisiasi yang dibangun EVOS.
 
Bigetron akhirnya memenangkan team fight krusial di area Lord pada menit ke-16. Kombinasi permainan Morenooo dan rotasi disiplin dari seluruh pemain membuat EVOS kehilangan core utama mereka, yang kemudian berujung wipe out sekaligus menutup game kedua.
 

Game 3


Pada game ketiga, EVOS mengubah pendekatan permainan dengan mengamankan Guinevere sebagai jungler untuk Alberttt. Strategi tersebut membuat permainan EVOS tampil lebih agresif dan terstruktur dibandingkan dua game sebelumnya.
 
Perubahan strategi itu terbukti efektif dalam meredam dominasi Bigetron. Meski demikian, pertahanan Bigetron masih mampu bertahan melalui penggunaan skill Golden Hour dari Morenooo yang beberapa kali menjadi penyelamat dalam team fight di area objektif.
 
EVOS terus memberikan tekanan lewat penguasaan Lord yang konsisten sepanjang pertandingan. Puncaknya terjadi pada menit ke-20 saat EVOS berhasil melakukan trapping di area jungle yang sukses menumbangkan jungler Bigetron, Nnael.
 
Momentum tersebut membuka jalan bagi EVOS untuk mengamankan Lord keempat dan melakukan push terakhir yang meruntuhkan pertahanan Bigetron. EVOS pun berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
 

Game 4


Pada game keempat, Bigetron kembali tampil agresif sejak early game. Meski EVOS sempat unggul dalam penguasaan dua Turtle pertama, Bigetron tetap mampu menjaga kontrol map dengan sangat baik.
Nnael menjadi sosok sentral bagi Bigetron setelah berhasil mengamankan Turtle ketiga sekaligus mempertahankan keunggulan net worth timnya.
 
Ketegangan memuncak saat perebutan Lord pertama berlangsung. Bigetron menunjukkan sinergi team fight yang sangat matang. Kombinasi crowd control dan zoning dari Shogun serta Morenooo berhasil membatasi ruang gerak EVOS, membuat Alberttt kesulitan melakukan retri contest.
 
Pada menit ke-18.40, Bigetron sukses memenangkan pertarungan krusial di area Lord kedua. Kombinasi skill yang rapi membuat sejumlah pemain EVOS terjebak dan tumbangnya pemain kunci EVOS menjadi momentum bagi Bigetron untuk melakukan push terakhir menuju base utama lawan.
 
Dengan bantuan buff Lord, Bigetron akhirnya menyapu bersih pertahanan EVOS dan memastikan kemenangan seri dengan skor 3-1. Berkat performa impresifnya sepanjang pertandingan, Morenooo dinobatkan sebagai Player of the Match. 
 
(Sheva Asyraful Fali)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA