PB ESI membuka Seleksi Nasional esports menuju Asian Games 2026 dengan tiga jalur seleksi untuk menjaring atlet terbaik Indonesia.
PB ESI membuka Seleksi Nasional esports menuju Asian Games 2026 dengan tiga jalur seleksi untuk menjaring atlet terbaik Indonesia.

Menuju Asian Games 2026, PB ESI Buka Seleki Nasional Cabor Esports

Cahyandaru Kuncorojati • 25 Februari 2026 08:39
Ringkasnya gini..
  • PB ESI membuka Seleksi Nasional esports untuk persiapan Asian Games 2026 yang berlangsung 20 Februari–15 Maret 2026.
  • Seleksi dilakukan melalui tiga jalur: penunjukan langsung, seleksi terbatas, dan seleksi terbuka.
  • Sejumlah game yang dipersiapkan antara lain Mobile Legends, PUBG Mobile, eFootball, Gran Turismo 7, hingga Honor of Kings.
Jakarta: Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) resmi membuka Seleksi Nasional (Seleknas) untuk cabang olahraga esports sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games 2026. 
 
Program ini digelar melalui Badan Tim Nasional (BTN) Esports dan berlangsung mulai 20 Februari hingga 15 Maret 2026.
 
Seleknas ini menjadi tahap awal untuk menentukan atlet dan tim yang akan masuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas). Dari proses tersebut, nantinya akan dipilih pemain terbaik yang diproyeksikan mewakili Indonesia di ajang Asian Games 2026.

Dalam pelaksanaannya, PB ESI menerapkan tiga mekanisme seleksi, yaitu penunjukan langsung, seleksi terbatas, dan seleksi terbuka. Skema ini disusun untuk menjaring atlet esports dari berbagai latar belakang kompetisi, baik yang sudah berprestasi maupun talenta baru dari komunitas.
 

Tiga Jalur Seleksi Atlet Esports

Mekanisme penunjukan langsung diberikan kepada atlet atau tim yang telah menunjukkan performa konsisten dan memiliki rekam jejak prestasi kuat dalam periode pemantauan terakhir. Penilaian dilakukan berdasarkan kualitas permainan, catatan kompetisi, serta kesiapan mental saat bertanding di level internasional.
 
Sementara itu, seleksi terbatas ditujukan bagi atlet dan tim yang sudah masuk radar pemantauan BTN Esports. Peserta dalam jalur ini akan menjalani evaluasi berdasarkan data kompetisi, analisis permainan, rekam jejak prestasi, serta kesiapan taktik dan mental bertanding.
 
Seleksi terbatas dapat dilaksanakan secara online maupun offline, tergantung kebutuhan teknis dari masing-masing cabang game.
 
Adapun seleksi terbuka memberikan kesempatan kepada seluruh gamer dari berbagai daerah di Indonesia untuk ikut serta. Jalur ini diharapkan dapat menjaring talenta baru yang berpotensi memperkuat tim nasional esports.
 
PB ESI menyebut penerapan tiga jalur tersebut bertujuan menjaga proses seleksi agar tetap objektif, kompetitif, dan inklusif.
 
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Esports, Wishnu Buddhaya, menjelaskan bahwa proses seleksi dirancang secara menyeluruh untuk memastikan kesiapan atlet menghadapi kompetisi internasional.
 
"Tujuan akhirnya adalah mempersiapkan atlet dan tim untuk kami bisa di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) agar siap bersaing dan memiliki potensi membawa prestasi terbaik bagi Indonesia di Asian Games 2026,” ujar Wishnu.
 

Daftar Game yang Disiapkan

BTN Esports juga telah menentukan sejumlah cabang game yang dipersiapkan untuk Asian Games 2026. Setiap game menggunakan mekanisme seleksi yang berbeda sesuai kebutuhan teknis dan peta persaingan.
 
Berikut daftar game yang masuk dalam seleksi:
 
-Gran Turismo 7 – penunjukan langsung
-eFootball (PC dan Mobile) – seleksi terbatas online
-PUBG Mobile – seleksi terbatas offline
-Martial Arts (Street Fighter 6, TEKKEN 8, King of Fighters XV) – seleksi terbatas online
-Pokémon Unite – penunjukan langsung
-Identity V – seleksi terbuka
-Honor of Kings – seleksi terbatas offline
-Naraka – seleksi terbuka
-Mobile Legends – penunjukan langsung
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA