Overall Standings FFWS SEA 2026 Spring Week 1. Foto: Garena Indonesia
Overall Standings FFWS SEA 2026 Spring Week 1. Foto: Garena Indonesia

Hasil FFWS SEA 2026 Spring Week 1: Indonesia Belum Tampil Maksimal

Mohamad Mamduh • 27 April 2026 15:16
Ringkasnya gini..
  • Tim Indonesia belum menunjukkan performa maksimal di FFWS SEA 2026 Spring Week 1.
  • Thailand mendominasi klasemen dengan menempatkan empat tim di lima besar.
  • ONIC dan Bigetron menjadi wakil Indonesia terbaik, sementara tim lain masih tertinggal.
Jakarta: Tim Indonesia belum menunjukkan performa maksimal pada pekan pertama Knockout Stage Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Spring yang berlangsung pada 24–26 April 2026. Dari lima wakil yang tampil, belum ada yang mampu menembus papan atas klasemen, sementara tim-tim Thailand kembali mendominasi.
 
Thailand menguasai persaingan dengan menempatkan empat tim di posisi lima besar, termasuk Buriram United Esports yang memimpin klasemen dengan 203 poin. Sementara itu, tim Vietnam WAG juga tampil solid dengan menempati peringkat kelima.
 
Dari kubu Indonesia, ONIC dan Bigetron by Vitality menjadi dua tim dengan performa terbaik sejauh ini. ONIC menempati peringkat keenam dengan 165 poin, disusul Bigetron di posisi ketujuh dengan 158 poin. Meski belum optimal, keduanya masih menjaga peluang untuk bersaing di pekan berikutnya.

Pelatih ONIC, Ahmad Fadly Masturoh (AFM), menilai hasil yang diraih timnya belum memuaskan meski menunjukkan perkembangan. “Hasil yang tentu saja tidak buruk, tapi juga bukan hasil yang memuaskan. Seluruh pemain sudah mulai menunjukkan kedisiplinan dan adaptasi yang lebih baik dibandingkan turnamen sebelumnya,” ujarnya.
 
Senada dengan itu, pelatih Bigetron by Vitality, Christian Jonathan (CHRISJO), menyebut timnya masih perlu meningkatkan agresivitas. Ia menyoroti perolehan eliminasi yang belum maksimal meski performa objektif tim sudah cukup baik. 
 
“Mendapatkan Booyah di pekan pertama tentu hal yang bagus buat kami, tapi kami sadar 80 total poin eliminasi masih bisa dikatakan sedikit. Kami akan tingkatkan agresivitas dalam team fight,” kata CHRISJO.
 
Sementara itu, RRQ Kazu harus puas berada di posisi ke-11 dengan 131 poin. Pelatih RRQ Kazu, Adi Gustiawan (ADY), mengatakan timnya masih dalam tahap penyesuaian. “Memang dari perolehan poin di pekan ini tidak setinggi RRQ Kazu biasanya. Tapi ini adalah hasil yang wajar dengan adanya penyesuaian dan perubahan di tim,” ujarnya.
 
Di sisi lain, tim debutan Shadow Esports menutup pekan pertama di peringkat ke-15 dengan 110 poin. Meski belum memuaskan, performa mereka dinilai lebih baik dibanding debut sebelumnya. Bahkan, Shadow Esports mampu mengungguli EVOS Divine yang berada di posisi juru kunci dengan 64 poin.
 
Perjalanan tim Indonesia masih berlanjut di pekan kedua Knockout Stage yang akan digelar pada 1–3 Mei 2026. Hasil dari pekan ini akan menentukan langkah mereka menuju babak berikutnya, termasuk peluang lolos ke Grand Finals.
 
(Sheva Asyraful Fali)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA