Berbeda dari musim-musim sebelumnya, babak Knockout kali ini mengusung format baru yang dirancang untuk menjadi jauh lebih kompetitif. Rangkaian pertandingan akan berlangsung selama empat pekan mulai 24 April hingga 17 Mei.
Pada dua pekan pertama, seluruh tim akan bertanding berdasarkan pembagian grup untuk menentukan posisi peringkat melalui akumulasi poin. Memasuki pekan ketiga, persaingan akan semakin memanas karena tim yang berhasil menempati peringkat dua besar pada klasemen harian akan otomatis mengamankan tiket menuju Grand Finals.
Sementara itu, pekan keempat akan menjadi babak penentuan terakhir bagi tim-tim yang tersisa untuk memperebutkan enam tiket final yang masih tersedia.
Indonesia mengirimkan lima wakil tangguh yang siap unjuk gigi, yaitu Bigetron by Vitality, RRQ Kazu, Evos Divine, Onic, dan Shadow Esports. Tantangan berat menanti di Grup C. Tiga tim Indonesia harus saling berhadapan langsung melawan juara bertahan musim lalu, Team Falcons dari Thailand.
Perjalanan panjang ini akan mencapai puncaknya pada babak Grand Finals yang akan digelar secara offline pada 30-31 Mei di Military Zone 7 Stadium, Ho Chi Minh City, Vietnam. Sebanyak 12 tim terbaik akan bertarung di panggung final tersebut, dengan delapan tim teratas berhak mengamankan tiket menuju Esports World Cup (EWC) 2026.
Mereka akan menyusul Evos Divine yang sudah dipastikan lolos lebih dulu sebagai juara bertahan EWC. Seluruh aksi seru ini dapat disaksikan oleh para penggemar setiap hari pertandingan mulai 6PM WIB melalui berbagai kanal resmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News