Pertemuan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar dengan ONIC dan Alter Ego.
Pertemuan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar dengan ONIC dan Alter Ego.

Wamen Ekraf Ajak ONIC dan Alter Ego Berkolaborasi Dorong Brand Lokal Go Global

Mohamad Mamduh • 05 Februari 2026 18:25
Ringkasnya gini..
  • Pertemuan ini membahas peluang kolaborasi antara industri esports dan sektor ekonomi kreatif.
  • Irene juga menyoroti perlunya penguatan kapasitas atlet esports, tidak hanya selama masa aktif bertanding.
  • Kolaborasi antara Kemen Ekraf, ONIC Esports, dan Alter Ego Esports ini diharapkan dapat menghadirkan berbagai inisiatif baru.
Jakarta: Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menggelar audiensi bersama dua organisasi esports Indonesia, ONIC Esports dan Alter Ego Esports, di kantor Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemen Ekraf), Autograph Tower Thamrin Nine, Jakarta Pusat, pada 3 Februari 2026. Pertemuan ini membahas peluang kolaborasi antara industri esports dan sektor ekonomi kreatif untuk mendorong brand lokal agar mampu bersaing di tingkat internasional.
 

Dorong Kolaborasi Esports dan Ekonomi Kreatif

Dalam audiensi tersebut, Irene Umar menyampaikan apresiasi atas kerja keras serta pencapaian ONIC Esports dan Alter Ego Esports sebagai wakil Indonesia di ajang M7 World Championship. Ia menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara esports dan ekonomi kreatif, termasuk pengembangan intellectual property (IP), kolaborasi brand, hingga produk merchandising.
 
Irene juga menyoroti perlunya penguatan kapasitas atlet esports, tidak hanya selama masa aktif bertanding, tetapi juga dalam mempersiapkan karier pascakompetisi agar tetap berdaya secara ekonomi.
 
“Esports bukan hanya soal podium, tetapi juga perjuangan panjang di baliknya. Melalui ekonomi kreatif, kami ingin membantu tim dan atlet membangun branding, personal branding, serta kesiapan pascakarier agar tetap berkarya dan berdaya secara ekonomi,” ujar Irene.
 

Dukungan Ekosistem MLBB dan Peran Esports

Upaya ini sejalan dengan komitmen Moonton Games yang selama ini menjalin kerja sama dengan Kemen Ekraf dalam mengembangkan ekosistem esports Mobile Legends: Bang Bang. Irene menyebut, berbagai kolaborasi yang telah dilakukan bersama esports MLBB menunjukkan potensi besar sektor ini sebagai penggerak ekonomi digital.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap esports menjadi momentum penting untuk memperkuat branding, kolaborasi lintas industri, serta pengembangan talenta agar esports dapat berkontribusi lebih luas bagi perekonomian nasional.
 
“Esports adalah bagian dari ekosistem ekonomi kreatif. Selama momentum ini dimanfaatkan dengan penguatan branding, kolaborasi, dan kapasitas talenta, esports dapat terus tumbuh dan berkontribusi sebagai the new engine of growth,” katanya.
 

ONIC dan Alter Ego Sambut Peluang Kolaborasi

Audiensi ini mendapat sambutan positif dari kedua organisasi esports tersebut. Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis Alter Ego Esports, Rheinhard Brain, menyampaikan bahwa organisasinya siap berperan sebagai penghubung antara brand dan komunitas esports.
 
“Alter Ego hadir sebagai jembatan antara brand dan fans. Melalui konten, IP, dan merchandise, kami ingin memperkaya ekosistem esports dan membuka peluang kolaborasi yang berdampak, termasuk dengan brand lokal,” ujar Rheinhard.
 
Sementara itu, CEO ONIC Esports Justin Widjaja menegaskan keterbukaan ONIC terhadap berbagai ide kolaborasi kreatif yang relevan dengan generasi muda dan berorientasi global.
 
“ONIC adalah produk Indonesia, tetapi kami juga ingin go international. Kami terbuka terhadap ide kolaborasi kreatif yang bisa dikerjakan bersama dan relevan dengan anak muda,” kata Justin.
 
Kolaborasi antara Kemen Ekraf, ONIC Esports, dan Alter Ego Esports ini diharapkan dapat menghadirkan berbagai inisiatif baru yang tidak hanya memperkuat ekosistem esports nasional, tetapi juga membuka jalan bagi brand lokal untuk tampil di pasar global.
 
(Sheva Asyraful Fali)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA