Bukan hanya soal hasil pertandingan, Coach Xepher menyebut atmosfer kompetisi multi-event seperti Asian Games memberikan tekanan yang berbeda dibandingkan ketika dirinya menangani tim klub.
“Pelajaran berharga yang aku dapat, tekanan di multi-event itu berbeda jauh dibandingkan ketika kita membawa klub. Jauh banget menurut aku,” ujar Coach Xepher saat ditemui Medcom.id di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (2/10/2026).
Asian Games Beri Pengalaman Berbeda
Menurut Coach Xepher, pengalaman menangani Timnas di Asian Games membuatnya kembali merasakan antusiasme yang sudah lama tidak muncul ketika menjalani sebuah kompetisi.
Ia bahkan mengaku kembali merasakan semangat seperti ketika masih muda dalam menjalani pertandingan.
“Untuk ini juga aku sudah lama nggak merasa excited seperti ini dalam kompetisi. Biasanya kalian tahu juga, kalau aku kayak wah ini orangnya ngantuk-ngantuk gitu kan. Kayak nggak excited,” kata Coach Xepher.
Namun, situasi tersebut berubah ketika dirinya menjadi bagian dari perjalanan Timnas MLBB Indonesia di Asian Games 2026. Tekanan dan atmosfer pertandingan membuatnya kembali bersemangat mengikuti kompetisi.
““Untuk kali ini, seperti jiwa muda aku kembali lagi. Kadang tidur pun sampai kebangun karena excited. Jujur banget, sudah lama aku nggak merasakan ini,” ujarnya.
“Api” Kompetitif Coach Xepher Kembali
Pengalaman tersebut membuat Coach Xepher merasa Asian Games 2026 memberikan dampak tersendiri terhadap dirinya sebagai seorang pelatih.
Ia mengaku semangat kompetitif yang sempat lama tidak dirasakan kembali muncul selama mendampingi Timnas Indonesia.
“Ibarat kata, api kompetitif aku kembali lagi. Jadi, ya, senang aja sih, senang banget sih,” tutur Coach Xepher.
Tetap Bersyukur Meski Raih Perak
Perjalanan Indonesia di Asian Games 2026 berakhir dengan medali perak setelah kalah 0-4 dari Myanmar pada final. Hasil tersebut membuat skuad Garuda gagal membawa pulang emas, tetapi tetap mencatatkan pencapaian di podium.
Coach Xepher mengaku awalnya cukup sedih karena Indonesia gagal meraih medali emas. Namun, setelah memikirkan kembali perjalanan tim, ia merasa tetap puas dan bersyukur atas medali perak yang dibawa pulang.
“Menurut aku, kami lebih bersyukur aja. Ya, mungkin bukan rezekinya gold medal. Tapi setidaknya Indonesia ketika pulang masih bawa silver medal,” ujarnya.
Bagi Coach Xepher, pencapaian tersebut menjadi pengalaman penting dalam tahun keduanya sebagai pelatih. Ia pun mengaku cukup puas dengan hasil yang diraih Timnas MLBB Indonesia di Asian Games 2026.
(Sheva Asyraful Fali)