Pada pertandingan ini, kedua tim sempat saling jual beli serangan, terutama di fase early game ketika RRQ beberapa kali unggul dalam perebutan objektif. Namun, EVOS mampu tampil lebih efektif dalam memanfaatkan momen krusial hingga akhirnya mengamankan kemenangan.
Game 1: EVOS Comeback di Late Game, Amankan Kemenangan Pertama
Pada game pertama, EVOS tampil agresif sejak early game dengan mengamankan first blood serta turtle pertama. Namun, RRQ merespons dengan gameplay pick-off yang efektif. Mereka berhasil menculik satu pemain EVOS dan mengamankan turtle kedua, sekaligus berbalik unggul dalam hal gold dan kill.
Pertarungan sengit terjadi di perebutan turtle ketiga. Dengan keunggulan ekonomi, RRQ memenangkan team fight dan kembali mengamankan objektif tersebut, memperlebar selisih gold. Momentum berlanjut saat perebutan lord pertama, di mana RRQ tampil lebih rapi dalam setup dan sukses mengamankan lord.
EVOS mulai bangkit pada menit 10:40 setelah gold laner RRQ, Kuroky, melakukan blunder yang diikuti tumbangnya satu pemain lainnya. Momen ini dimanfaatkan EVOS untuk memperkecil selisih gold sekaligus menahan laju permainan RRQ.
Memasuki fase late game, perebutan lord kedua menjadi titik balik. EVOS berhasil memenangkan team fight berkat koordinasi yang lebih solid dan mengamankan lord, meski masih mampu dipertahankan oleh RRQ.
Perebutan lord berikutnya berlangsung sengit. RRQ sempat mengamankan lord meski terjadi trade satu pemain. Namun, pada perebutan selanjutnya, EVOS tampil lebih dominan dengan melakukan wiped out terhadap seluruh pemain RRQ dan mengamankan lord krusial.
Lord dimanfaatkan dengan sangat baik oleh EVOS untuk menghancurkan turret base utama RRQ. EVOS menutup game pertama dengan skor 20-14 dalam waktu 24 menit 20 detik, sekaligus unggul 1-0. Gold laner EVOS, Erlan, tampil gemilang dan dinobatkan sebagai Player of the Game berkat performa Moskov-nya dengan catatan 9 kill dan 5 assist.
Game 2: EVOS Dominan, Kunci Kemenangan Cepat atas RRQ
Memasuki game kedua, EVOS kembali menggunakan draft yang mirip dengan game pertama, dengan sedikit perubahan pada posisi roamer. Di early game, RRQ kembali menunjukkan kekuatan mereka dengan memenangkan perebutan turtle pertama setelah mengamankan satu pemain EVOS.
Keunggulan tersebut dimanfaatkan RRQ untuk mendominasi ekonomi. Jungler RRQ, SuperKenn, tampil konsisten dengan memenangkan duel retribution pada turtle kedua, membuat RRQ semakin unggul dan leluasa melakukan invasi ke area jungle EVOS.
Namun, EVOS mulai membalikkan keadaan saat perebutan turtle ketiga. Mereka berhasil memenangkan team fight dengan mengamankan dua pemain RRQ sekaligus mendapatkan turtle, membuka peluang comeback.
Momentum EVOS semakin kuat saat perebutan lord pertama. SuperKenn berhasil terculik lebih dulu, membuat koordinasi RRQ goyah. Meski sempat terjadi reset lord, EVOS tetap tampil disiplin dan akhirnya memenangkan team fight, sekaligus mengamankan lord.
Dengan keunggulan tersebut, EVOS langsung menekan base RRQ. Lord dimanfaatkan secara maksimal untuk menghancurkan turret utama dan mengakhiri pertandingan.
EVOS menutup game kedua dengan kemenangan meyakinkan dengan skor 17-7 dalam waktu 14 menit 17 detik, sekaligus memastikan kemenangan 2-0. Erlan kembali tampil impresif dan dinobatkan sebagai Player of the Match, masih menggunakan hero Moskov, dengan kontribusi 7 kill dan 9 assist.
Kemenangan ini mengangkat EVOS ke posisi kedua klasemen sementara MPL ID S17, mempertegas konsistensi performa mereka. Di sisi lain, RRQ masih tertahan di dasar klasemen dan belum meraih kemenangan hingga pekan keempat.
(Sheva Asyraful Fali)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News