Pengundian Wild Card dilakukan di Singapura dan menjadi langkah awal menuju turnamen internasional yang akan mempertemukan 25 tim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) terbaik dari berbagai wilayah dunia. MSC menjadi salah satu cabang esports utama dalam Esports World Cup, ajang multi-esports terbesar di dunia.
Moonton Games menyebut MLBB terus memperkuat posisinya sebagai salah satu game mobile terpopuler secara global. Hingga saat ini, MLBB telah mencatat lebih dari 1,5 miliar instalasi dan memiliki sekitar 110 juta pengguna aktif bulanan (Monthly Active Users/MAU). Berdasarkan data Esports Charts, MLBB juga menjadi esports mobile yang paling banyak ditonton sejak 2021.
Awal tahun ini, M7 World Championship mencetak sejarah sebagai turnamen esports mobile dengan jumlah penonton puncak tertinggi sepanjang masa, mencapai 5,68 juta Peak Concurrent Viewers (PCV).
Babak Wild Card Jadi Gerbang Menuju Main Stage
Perjalanan menuju MSC di EWC 2026 akan dimulai melalui babak Wild Card. Sebanyak 10 tim dari delapan wilayah akan bersaing memperebutkan satu tempat terakhir menuju Main Stage yang diikuti 16 tim terbaik dunia.
Tahun ini, MSC memperkenalkan jalur kualifikasi khusus untuk India, Thailand, Korea Selatan, dan Eropa Barat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Moonton memperluas jangkauan ekosistem kompetitif MLBB secara global.
Hasil drawing Wild Card menempatkan FUT Esports, King of Gamers Club, Alpha7 North, The MongolZ, dan Victory Song Gamers di Grup A.
Sementara itu, Grup B dihuni oleh Nightmare Esports, Sunset Ravens, The Huns Esports, Verso Time, serta Team Falcons MENA.
Format Wild Card akan menggunakan sistem eliminasi. Juara masing-masing grup akan langsung melaju ke semifinal Wild Card, sementara tim peringkat kedua hingga keempat akan melanjutkan perjuangan melalui fase cross-group gauntlet. Tim yang finis di posisi terakhir akan langsung tersingkir.
Team Falcons MENA dan The MongolZ menjadi dua tim yang paling disorot dalam fase ini. Keduanya kembali dengan pengalaman internasional yang berharga dan berambisi menebus kegagalan setelah terhenti pada babak Wild Card MSC 2025.
Selain itu, King of Gamers Club juga datang dengan modal positif usai menjuarai MLBB Super League (MSL) Thailand Season 1.
MSC Perkenalkan Format Baru
Moonton juga memperkenalkan format baru untuk MSC di EWC 2026. Format tersebut dirancang untuk membuat perjalanan menuju gelar juara semakin kompetitif sekaligus memperkuat kualitas persaingan di level internasional.
Setelah babak Wild Card berakhir, sebanyak 16 tim akan tampil di Main Stage. Pengundian fase utama akan dilakukan setelah seluruh pertandingan Wild Card selesai.
Perubahan format ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang MLBB Esports untuk memperkuat ekosistem kompetitif dan mempertahankan posisinya sebagai salah satu cabang esports terbesar di dunia.
Langkah Baru Globalisasi MLBB Esports
Penyelenggaraan MSC di Paris menjadi tonggak terbaru dalam ekspansi global MLBB Esports. Pada Grand Final M7, Moonton memperkenalkan struktur kompetisi baru yang terbagi ke dalam lima wilayah utama, yakni Americas (AMER), East Asia (EA), Eastern Europe and Central Asia (EECA), Europe, Middle East and Africa (EMEA), serta Southeast Asia (SEA).
Struktur tersebut dirancang untuk memperkuat ekosistem regional sekaligus menciptakan sistem kompetitif yang lebih terhubung secara global.
Perjalanan MSC juga menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, turnamen ini bertransformasi dari kompetisi regional Asia Tenggara menjadi kejuaraan internasional. Setahun kemudian, MSC menjadi bagian dari Esports World Cup di Riyadh, Arab Saudi. Kini, Paris menjadi kota berikutnya yang menjadi tuan rumah dan menandai debut turnamen tersebut di Eropa.
Global Head of MLBB Esports Moonton Games, Tiger Xu, menyebut penyelenggaraan MSC di Paris sebagai momen penting dalam sejarah MLBB Esports.
"Melihat MSC di EWC 2026 hadir di Paris merupakan momen yang membanggakan bagi semua pihak yang menjadi bagian dari perjalanan MLBB Esports. Apa yang dimulai sebagai ekosistem kompetitif yang berakar di Asia Tenggara kini telah berkembang menjadi fenomena global yang melibatkan pemain, tim, dan penggemar dari seluruh dunia," kata Tiger Xu.
Menurutnya, debut MSC di Eropa serta penyelenggaraan M8 World Championship di Turki menunjukkan perkembangan pesat yang telah dicapai MLBB Esports menjelang perayaan ulang tahun ke-10 Mobile Legends.
M8 World Championship Digelar di Turki
Ekspansi global MLBB Esports akan berlanjut melalui penyelenggaraan M8 World Championship yang dijadwalkan berlangsung di Turki. Turnamen tersebut akan menjadi kejuaraan dunia MLBB pertama yang digelar di kawasan Eropa.
Selain itu, MLBB juga dijadwalkan tampil di Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, memperkuat eksistensinya sebagai salah satu esports terbesar di dunia.
MWI 2026 Hadir dengan Peserta dari Lebih dari 60 Wilayah
Selain MSC, Moonton turut mengumumkan 16 tim peserta Mobile Legends: Bang Bang Women's International (MWI) di EWC 2026.
Turnamen yang sebelumnya dikenal sebagai MLBB Women's Invitational tersebut kini berkembang menjadi kejuaraan dunia wanita yang lebih besar. Jalur kualifikasinya mencakup lebih dari 60 wilayah, termasuk penambahan kualifikasi untuk Eropa Barat, sehingga menghadirkan peserta paling beragam dalam sejarah turnamen.
Di bawah tema "Two Champions, One Game", MSC dan MWI kembali menjadi bagian dari Esports World Cup untuk tahun ketiga berturut-turut.
Berdasarkan data Esports Charts, EWC 2025 mencatat rekor penonton baru untuk kedua turnamen tersebut. MSC menjadi turnamen dengan jumlah penonton tertinggi dalam sejarah EWC sekaligus menjadi yang pertama menembus angka 3 juta PCV.
Sementara itu, MWI mencatat performa terbaiknya dengan raihan 496.995 PCV dan menjadi turnamen esports wanita pertama yang melampaui 100 ribu Average Concurrent Viewers (ACV).
(Sheva Asyraful Fali)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda