Persaingan di bracket tersebut dipastikan memanas sejak babak Play-ins saat BTR harus berhadapan dengan EVOS. Tim yang kalah akan langsung tersingkir, sementara pemenangnya sudah ditunggu ONIC di Semifinal Upper Bracket.
Situasi ini membuat setiap pertandingan di jalur tersebut terasa seperti laga hidup-mati sejak hari pertama playoff dimulai.
Bigetron by Vitality datang ke playoff dengan modal yang cukup menjanjikan. Robot Merah menjadi satu-satunya tim yang berhasil mengalahkan EVOS dan ONIC selama Regular Season MPL ID S17.
Meski begitu, Head Coach BTR, Coach Theoanela, memilih untuk tetap tenang dan fokus menghadapi tekanan playoff. Menurutnya, mentalitas dan strategi menjadi faktor terpenting ketika memasuki fase gugur.
“Pandangan kami untuk playoffs ini, lawan siapapun harus ready. Jadi fokus kami step-by-step saja dan fokus siap mentalitas serta strategi yang kuat untuk playoffs ini,” ujar Theoanela.
Ketika ditanya soal tingkat kepercayaan diri timnya, Theoanela menegaskan BTR tetap menjaga rasa percaya diri tanpa ingin terlalu overconfident.
“Cukup percaya diri untuk playoff season ini. Tidak mau berlebihan saja supaya tidak overconfident. Kami tetap respect ke lawan kita dan fokusnya ada di game serta mental kami sebagai tim,” lanjutnya.
Di sisi lain, EVOS juga menyadari kerasnya persaingan di jalur “Bracket Neraka” ini. Head Coach EVOS, Coach Vyn, mengakui timnya memang belum pernah mengalahkan ONIC dan BTR selama Regular Season.
Namun menurutnya, atmosfer playoff selalu berbeda dan EVOS tetap percaya diri bisa memberikan kejutan.
“Pandangannya, semua tim di playoffs pasti sama hebatnya, terlebih ONIC dan BTR karena kami belum pernah menang lawan mereka di Regular Season. Tapi, kami juga akan melakukan yang terbaik di playoffs nanti,” kata Vyn.
Meski dihadapkan dengan jalur berat, EVOS tetap memasang target besar untuk kembali tampil di turnamen internasional. Vyn menegaskan timnya tidak ingin terlalu memikirkan sulitnya bracket yang mereka hadapi.
“Menurut kami sama saja lawan semua tim karena ujung-ujungnya bakal ketemu juga di akhir. Tapi kami akan melakukan yang terbaik dari awal supaya kami dapat kembali tampil ke international tournament lagi,” tambahnya.
Sementara itu, ONIC menjadi satu-satunya tim di jalur tersebut yang bisa sedikit bernapas lega karena sudah menunggu di Semifinal Upper Bracket. Namun status itu juga membuat Sang Raja Langit semakin disorot sebagai penguasa “Bracket Neraka” musim ini.
Head Coach ONIC, Coach CW, menegaskan timnya tetap fokus menjalani playoff secara bertahap tanpa memandang remeh siapa pun lawan yang akan datang dari duel BTR dan EVOS.
“Yang pasti buat lawan tim manapun dan siapapun, kami sangat ready dan kami akan tetap step-by-step untuk bisa mencapai puncak,” ujar CW.
Coach CW juga menilai ONIC saat ini berada dalam tren performa yang sangat positif. Konsistensi tersebut membuat ONIC tampil percaya diri menyambut playoff MPL ID S17.
Babak Playoff MPL Indonesia Season 17 akan berlangsung di Jakarta International Velodrome pada 10-14 Juni 2026. Persaingan di jalur “Bracket Neraka” pun dipastikan menjadi salah satu sorotan utama sepanjang playoff.
BTR datang dengan misi mematahkan kutukan playoff mereka, sementara EVOS kembali membawa harapan menghadirkan kejutan khas musim ganjil. Di sisi lain, ONIC tetap berdiri sebagai penguasa yang siap menunggu siapa pun penantangnya.
(Sheva Asyraful Fali)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News