Melalui kolaborasi ini, enam kekayaan intelektual atau Intellectual Property (IP) asal Indonesia akan diintegrasikan ke dalam ekosistem esports Mobile Legends. Langkah ini bertujuan memperluas eksposur bagi kreator lokal agar dapat menjangkau audiens global melalui platform kompetisi yang memiliki jutaan penonton.
Sinergi Esports dan Budaya Nasional
Wakil Menteri Ekraf, Irene Umar, mengapresiasi langkah berani MPL Indonesia yang mengusung tema ‘This Is Indonesia’ pada musim ini. Menurutnya, integrasi budaya dalam dunia gim merupakan cara efektif untuk memperkenalkan identitas bangsa di kancah internasional.“M7 telah menunjukkan dengan indah bagaimana pertunjukan budaya tradisional dapat berpadu dengan dunia game. Musim ini, MPL dengan berani mengusung tema ‘This Is Indonesia’. Karena itu, saya berharap kita semua dapat terus berkolaborasi. Salah satu langkah konkret hari ini adalah penetapan resmi MPL sebagai ‘Creative Playground’ Indonesia,” kata Irene dalam konferensi pers di MPL Arena.
Dari Liga Kompetisi ke Platform Nasional
MPL Indonesia adalah liga esports profesional yang diselenggarakan Moonton, menampilkan tim-tim terbaik Indonesia yang berlaga dalam ekosistem game MLBB. Liga ini telah berkembang menjadi salah satu liga esports dengan penonton terbesar di Asia Tenggara.Martinus H. Manurung, Head of Esports Business Development Moonton Indonesia, menggambarkan evolusi MPL Indonesia yang kini melampaui batas kompetisi biasa.
“Dalam satu dekade terakhir, MPL Indonesia telah berkembang menjadi lebih dari sekadar kompetisi. Ini adalah platform yang menghubungkan jutaan orang Indonesia,” kata Martinus.
Peran Tale X
MoU antara Moonton Games dan Tale X menandai komitmen bersama untuk membangun ekosistem yang menghubungkan dunia gaming dengan industri kreatif lokal. Joshua Budiman, Co-founder dan Direktur Tale X, menjelaskan visi besar kolaborasi ini."MPL Indonesia bukan sekadar liga. Ini adalah ekosistem yang menghubungkan gaming dengan ekonomi kreatif lokal kita. Melalui kolaborasi ini, IP lokal tidak hanya ditampilkan, tetapi juga disiarkan ke audiens global, menciptakan nilai nyata dalam konten, brand, dan kemitraan komersial,” papar Joshua.
Senada dengan hal tersebut, Head of Esports Business Development Moonton Indonesia, Martinus H. Manurung, menegaskan bahwa peran MPL mendukung creator lokal agar menempatkan Indonesia dalam skala Esports global
“Peran kami sekarang adalah memastikan skala ini memberikan dampak nyata, dengan mendukung kreator lokal, memperkuat tim nasional, dan bekerja sama dengan mitra untuk menempatkan Indonesia sebagai pemimpin dalam esports global,” jelasnya.
Enam IP Lokal Masuk Ekosistem MPL Indonesia

IP (Intellectual Property) atau kekayaan intelektual merujuk pada hasil karya cipta manusia yang dilindungi secara hukum, seperti karakter orisinal, desain, cerita, dan merek dagang. Dalam konteks ini, enam IP yang dimaksud adalah karya-karya kreatif buatan kreator atau studio Indonesia yang akan diintegrasikan secara resmi ke dalam platform MPL Indonesia.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah liga, keenam IP Indonesia tersebut akan hadir dalam kerangka institusional yang terstruktur, sebuah langkah yang menjembatani kesenjangan antara produksi kreatif dan distribusi berskala besar.
Dengan masuk ke dalam salah satu platform esports paling masif di Indonesia, karya-karya ini berpeluang menjangkau jutaan penonton domestik sekaligus menembus pasar internasional.
Aktivasi Offline Hadir di Babak Playoff
Sebagai bagian dari evolusi pengalaman penonton, MPL Indonesia juga mengumumkan hadirnya sejumlah aktivasi offline baru selama babak Playoff. Program ini dirancang untuk semakin mendekatkan penggemar kepada pertandingan melalui hiburan langsung, pengalaman komunitas, dan rangkaian acara yang imersif dan interaktif.
Perkembangan ini menegaskan bahwa MPL Indonesia kini telah menjadi platform hiburan yang sesungguhnya, menggabungkan kompetisi, konten digital, dan keterlibatan komunitas nyata untuk menciptakan pengalaman yang lebih mendalam dan bermakna bagi seluruh ekosistem penggemar esports di Tanah Air.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News