EVOS Divine di FFWS SEA 2026 FALL. (Foto: Garena Indonesia)
EVOS Divine di FFWS SEA 2026 FALL. (Foto: Garena Indonesia)

EVOS Belum Maksimal di Week 1 FFWS SEA 2026 Fall, Double Sniper Jadi Sorotan

Mohamad Mamduh • 18 Agustus 2026 18:42
Ringkasnya gini..
  • EVOS Divine menutup Week 1 FFWS SEA 2026 Fall di posisi ke-15 dengan 117 poin.
  • Coach Leem mengungkap Double Sniper masih menjadi salah satu tantangan EVOS setelah Week 1.
  • EVOS masih mencari kombinasi roster terbaik untuk memperbaiki performa pada Week 2.
Jakarta: EVOS Divine belum mampu menunjukkan performa maksimal pada pekan pertama FFWS SEA 2026 Fall. Setelah melakukan perubahan roster dengan masuknya dua pemain baru untuk menggantikan Rasyah dan Reyy, EVOS masih harus berjuang dari posisi bawah klasemen.
 
EVOS Divine menutup Week 1 di peringkat ke-15 dengan 117 poin, sehingga belum berhasil menembus posisi 12 besar. Hasil tersebut membuat EVOS perlu melakukan evaluasi sebelum menghadapi pertandingan pada pekan kedua.
 
Salah satu hal yang menjadi perhatian EVOS adalah penerapan meta Double Sniper. Dalam wawancara eksklusif, Wahyu “Leem” Kurniawan, Coach EVOS Divine, menjelaskan bahwa timnya masih dalam tahap mencoba komposisi tersebut. Di sisi lain, sejumlah tim asal Thailand sudah lebih dulu menggunakan strategi serupa.
 

EVOS Masih Beradaptasi dengan Meta Double Sniper


Coach Leem mengakui penerapan Double Sniper belum berjalan maksimal. Menurutnya, tim-tim Thailand yang berada di papan atas sudah lebih dahulu mencoba meta tersebut, sedangkan EVOS baru menggunakannya dalam waktu kurang dari dua minggu.

“Tim Thailand juga, tim-tim papan atas, sudah coba meta Double Sniper lebih dulu. Sedangkan kita baru mencoba kurang dari dua minggu ini, jadi hasilnya masih kurang maksimal,” ujar Coach Leem.
 
Kondisi tersebut membuat EVOS masih mencari cara untuk menghadapi tim yang menggunakan komposisi Double Sniper. Ia menilai strategi tersebut cukup sulit untuk dilawan apabila sebuah tim tidak menggunakan komposisi yang sama.
 
“Cukup sulit juga untuk meng-counter meta Double Sniper, apalagi kita baru masuk ke sini. Jadi kita cukup kesulitan,” jelasnya.
 
Menurut Coach Leem, penggunaan Double Sniper juga berpengaruh ketika EVOS berhadapan dengan tim yang memakai komposisi tersebut.
 
“Kita kalau melawan tim yang Double Sniper, sedangkan kita tidak seperti itu, pasti cukup kesulitan. Jadi persoalannya memang di meta,” katanya.
 

EVOS Masih Mencari Kombinasi Roster


Selain menyesuaikan strategi, EVOS juga masih mencari kombinasi pemain yang paling cocok untuk menjadi roster inti. Proses tersebut dilakukan dengan mencoba beberapa komposisi yang tersedia.
 
“Untuk saat ini kita masih mencari kombinasi roster inti. Kita masih rolling-rolling, masih belum menemukan siapa yang paling cocok untuk ke depannya,” ungkap Coach Leem. 
 
Hasil Week 1 kemudian menjadi bahan pertimbangan bagi EVOS dalam menentukan strategi berikutnya. Dari evaluasi yang dilakukan, Double Sniper dinilai sebagai salah satu opsi yang cukup layak digunakan.
 
“Melihat Week kemarin, kita juga merasa Double Sniper seharusnya menjadi keputusan yang lebih tepat. Kita sudah mencoba mana yang paling terbaik untuk tim, mana yang paling worth it, itu yang kita pakai kemarin,” ujarnya. 
 
Meski demikian, Coach Leem belum memastikan komposisi yang akan digunakan sepanjang Week 2. Tim masih akan menyesuaikan pilihan berdasarkan situasi dan hasil evaluasi.
 
“Untuk Week kedua, belum tahu juga. Nanti kita sesuaikan lagi mana yang paling bagus, itu yang kita pakai,” kata Coach Leem. 
 

Rasyah dan Reyy Belum Kembali dalam Waktu Dekat


Di tengah proses mencari komposisi terbaik, EVOS juga masih harus melanjutkan kompetisi tanpa Rasyah dan Reyy. Ketika ditanya mengenai kemungkinan kedua pemain tersebut kembali setelah adanya transfer window, Coach Leem mengatakan belum ada rencana dalam waktu dekat.
 
“Kalau dalam waktu dekat sih belum. Karena dari anaknya juga belum ada keinginan buat main. Enggak tahu untuk Week 4 atau selanjutnya,” ungkapnya. 
 
Dengan kondisi tersebut, EVOS masih akan mengandalkan roster yang tersedia sambil mencari kombinasi paling sesuai untuk menghadapi persaingan berikutnya.
 
Week 2 menjadi kesempatan bagi EVOS untuk memperbaiki posisi setelah hasil kurang maksimal pada pekan pembuka. Selain mengejar poin, tim juga perlu menemukan komposisi roster dan strategi yang lebih efektif agar bisa kembali masuk ke persaingan Top 12 FFWS SEA 2026 Fall.
 
(Sheva Asyraful Fali)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA