Kompetisi yang telah berlangsung selama hampir tiga bulan ini menjadi bagian dari upaya Garena mendorong perkembangan esports di kalangan pelajar. Selain gelar juara, para peserta juga berpeluang mendapatkan dukungan pendidikan dan melanjutkan perjalanan ke kompetisi tingkat nasional maupun Asia.
Daftar 12 Sekolah di Grand Final GYC 2026 Free Fire
Dua belas sekolah berhasil mengamankan tempat di babak puncak setelah melewati rangkaian pertandingan dari berbagai wilayah. Berikut daftar sekolah yang akan bersaing:- SMAN 15 Makassar, Kota Makassar
- SMAN 1 Soppeng, Kabupaten Soppeng
- SMK TI Global Badung, Kabupaten Badung
- SMAN 2 Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah
- SMAN 8 Tanjung Jabung Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur
- SMK Kartanegara Wates, Kediri
- SMAN 1 Situbondo, Situbondo
- SMKN 2 Surakarta, Kota Surakarta
- SMK Kesatrian Purwokerto, Kabupaten Banyumas
- SMK Angkasa 1, Kabupaten Bandung
- SMKN 1 Talaga, Kabupaten Majalengka
- SMK Citra Negara, Kota Depok
Pertandingan Grand Finals akan menentukan sekolah yang berhasil menjadi juara GYC 2026 Free Fire sekaligus membuka peluang bagi para pemain untuk melangkah ke kompetisi berikutnya.
Hadiah Pendidikan hingga Rp300 Juta
GYC 2026 Free Fire tidak hanya memberikan kesempatan bagi pelajar untuk berkompetisi di bidang esports, tetapi juga menghadirkan dukungan pendidikan melalui kerja sama dengan Universitas Nasional (UNAS).Total dukungan pendidikan yang disiapkan mencapai Rp300 juta. Para pemenang juga berkesempatan memperoleh beasiswa kuliah dengan besaran yang berbeda berdasarkan peringkat tim.
Tim peringkat pertama berpeluang mendapatkan beasiswa kuliah sebesar 100 persen. Sementara itu, tim peringkat kedua berhak atas beasiswa 70 persen dan peringkat ketiga memperoleh beasiswa 50 persen. Peserta di peringkat keempat dan seterusnya akan mendapatkan pembebasan biaya formulir pendaftaran.
Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pelajar yang ingin mengembangkan prestasi di bidang esports tanpa mengesampingkan pendidikan formal.
Juara GYC 2026 Berpeluang Tampil di Kompetisi Asia
Selain hadiah dan dukungan pendidikan, Grand Finals GYC 2026 Free Fire juga menjadi jalur menuju kompetisi yang lebih tinggi.Tim juara akan memperoleh Golden Ticket untuk bertanding di babak Play-ins Free Fire Nusantara Series (FFNS) 2027 Spring. Kesempatan tersebut membuka jalan bagi para pemain sekolah untuk bersaing di tingkat nasional.
Tak hanya itu, empat tim teratas juga berpeluang mewakili Indonesia dalam GYC Free Fire Asia Invitational 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026. Mereka nantinya akan berhadapan dengan tim-tim terbaik dari India, Thailand, dan Vietnam.
Dengan demikian, hasil Grand Finals tidak hanya menentukan juara turnamen sekolah, tetapi juga berpotensi menjadi langkah awal bagi para peserta untuk memasuki ekosistem esports yang lebih luas.
Student Booyah Festival Hadir Meriahkan Grand Finals
Rangkaian Grand Finals di UNAS Auditorium turut dimeriahkan Student Booyah Festival, sebuah festival khusus pelajar Jabodetabek. Pengunjung dan pendukung dapat mengikuti acara tersebut secara gratis.Festival ini menawarkan total hadiah Rp5 juta. Informasi pendaftaran tersedia melalui tautan yang dicantumkan penyelenggara, yakni bit.ly/gyc26-bsf.
GYC 2026 Free Fire merupakan bagian dari program Garena Goes to School yang bertujuan mendorong kegiatan esports positif sekaligus mendukung pencapaian akademik dan nonakademik pelajar.
Turnamen ini mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, serta Pengurus Besar Esports Indonesia. Sejumlah sponsor yang turut mendukung penyelenggaraan acara ini adalah AXIS, Delbis, dan ShopeePay.
Grand Finals pada 31 Oktober 2026 pun menjadi kesempatan bagi 12 sekolah peserta untuk membuktikan kemampuan mereka sekaligus mengejar peluang menuju kompetisi esports nasional dan internasional.
(Sheva Asyraful Fali)