Sejak diluncurkan, Cyber Breaker mencatatkan pertumbuhan signifikan. Dimulai dengan 137 peserta pada musim pertama, jumlah tersebut melonjak menjadi 616 peserta pada musim kedua dengan capaian lebih dari 2,3 juta tayangan digital.
Tahun ini, penyelenggara memperluas jangkauan dengan melibatkan lebih dari 44 komunitas siber dan teknologi informasi guna menjaring bakat-bakat baru di seluruh penjuru negeri.
Struktur Kompetisi dan Pengembangan Talenta
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Cyber Breaker 2026 kini mengusung format yang lebih terstruktur guna memastikan setiap peserta mendapatkan proses pembelajaran yang maksimal. Perjalanan talenta dibagi menjadi dua pilar utama, yaitu pengembangan dan kompetisi.Seluruh tim akan mengawali langkah melalui tahap regional sebelum maju ke tingkat nasional. Setelah melewati fase eliminasi yang ketat, tim-tim terbaik akan masuk ke tahap Promotion Day sebagai validasi kemampuan mereka sebelum akhirnya bertanding di panggung utama kompetisi liga.
Kolaborasi Strategis SSN dan Sektor Kreatif
Keberhasilan Cyber Breaker 2026 tidak lepas dari sinergi lintas sektor. Satria Siber Nusantara (SSN) hadir sebagai sponsor utama, didampingi oleh Peris.ai dan RRQ yang membawa visi cyber esports ke audiens generasi muda.Selain kompetisi, penyelenggara mengadakan pelatihan Cyber-Gig yang bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif dan Pemerintah Daerah DKI Jakarta. Program ini fokus pada keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Fokus pada Gig Economy
Program Cyber-Gig dirancang untuk menyelaraskan talenta siber dengan tren gig economy. Peserta diharapkan tidak hanya mahir secara teori, tetapi juga mampu bekerja secara fleksibel sebagai tenaga freelancer di pasar global.Mengusung semangat #WinAtEveryLevel, Cyber Breaker 2026 menekankan bahwa setiap tahapan kompetisi adalah sebuah pencapaian. Lolos ke tahap nasional atau sekadar masuk ke fase Promotion Day dianggap sebagai validasi atas kemampuan peserta, bukan sekadar mencari satu juara di akhir acara.
Dengan visi ini, Cyber Breaker 2026 bertransformasi menjadi panggung pertumbuhan yang diharapkan menjadi motor utama dalam akselerasi talenta digital Indonesia di masa depan.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News