(kanan) CEO NXL> Richard Permana saat menerima putra Andy F. Noya, Marlo Ernesto, saat bergabung ke timnya.
(kanan) CEO NXL> Richard Permana saat menerima putra Andy F. Noya, Marlo Ernesto, saat bergabung ke timnya.

IESPA Tunjuk Richard Permana Jadi GM Timnas Esports SEA Games

Teknologi games esports SEA Games 2019 Filipina
Cahyandaru Kuncorojati • 23 Agustus 2019 14:54
Jakarta: Rangkaian persiapan timnas esports Indonesia untuk SEA Games 2019 Manila, Filipina, semakin matang.
 
Setelah mengantongi atlet untuk timnas masing-masing divisi game, kini Asosiasi Esports Indonesia (IESPA) membuat pengumuman baru terkait panitian yang bertanggung jawab mempersiapkan timnas esports Indonesia.
 
Melalui akun Instagram resmi IESPA, diumumkan bahwa Richard Permana yang tidak lain adalah CEO NXL> dipercaya sebagai General Manager Timnas Esports Indonesia. Richard bukan orang baru di industri esports termasuk tim yang dibentuknya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Richard dikenal sebagai mantan pro player CS dan CS:GO Indonesia saat kedua game tersebut sangat berjaya di Indonesia dan di internasional. IESPA menyebut Richard dengan bekal pengalaman 18 tahun di industri esports bisa mengemban tugas yang diberikan.
 
"Saya melakukan supervisi kerja dari enam manajer setiap game. Setiap nomor pertandingan (game) punya manager masing-masing juga. Juga bertugas melakukan pengawasan operasional timnas secara keseluruhan seperti kesehatan, logistik, dan lain-lain," jelas Richard saat dihubungi Medcom.id.
 
Ditanya soal pelatnas yang telah berlangsung, Richard menceritakan bahwa timnas esports dari enam divisi games yang akan bertanding di SEA Games 2019 sangat antusias. Kali ini latihan yang diterima termasuk latihan fisik atau olahraga, bukan sekadar bermain game.
 
"Rata-rata antusias, setiap pagi dilakukan olahraga dulu dan para atlet melakukannya dengan serius sekali. Mereka juga berlatih dari pagi hingga malam di tempat pelatihan masing-masing," ucap Richard. Dia menilai latihan fisik juga memiliki dampak positif bagi atlet timnas esports.
 
Soal latihan untuk masing-masing game diklaim Richard jauh lebih intensif dibandingkan latihan yang dilakoni tim esports saat harus menjalani kompetisi. Disebutkan bahwa masing-masing game ada metode latihan yang berbeda yang disiapkan pelatih dan manajernya.
 
"Jadi ga ada yang sama. Ada yang simpan strategi, ada yang sparring terus, dan ada yang simulasi counter. Ada yang di sesi tertentu play ranked untuk menembus leaderboard server tersusah," ungkap Richard.
 
Nanti beberapa timnas divisi game akan melakukan showcase dengan bertanding melawan timnas negara peserta SEA Games sebelum laga utama.
 
Dari informasi yang diberikan Richard, timnas esports Indonesia akan menjalani rangkaian pelatnas hingga bulan November dan dijadwalkan berangkat ke Manila pada 1 Desember 2019. SEA Games 2019 akan digelar mulai dari 30 November 2019 hingga 11 Desember 2019.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif