Wisatawan Indonesia Andalkan Informasi Daring dalam Merencanakan Liburan

Sri Yanti Nainggolan 02 Mei 2018 12:51 WIB
wisata
Wisatawan Indonesia Andalkan Informasi Daring dalam Merencanakan Liburan
Secara global, sebanyak 83 persen wisatawan semakin terbiasa dengan teknologi dalam merencanakan perjalanan dan menavigasi di destinasi yang mereka dikunjungi di tahun 2017. (Foto: Alejandro Escamilla/Unsplash.com)
Jakarta: Hasil studi Global Travel Intentions (GTI) menyimpulkan bahwa teknologi sangat berpengaruh bagi wisatawan Indonesia dalam merencanakan liburan. 

Secara global, sebanyak 83 persen wisatawan semakin terbiasa dengan teknologi dalam merencanakan perjalanan dan menavigasi di destinasi yang mereka dikunjungi di tahun 2017. Angka tersebut meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar 78 persen.

Studi yang dilakukan oleh perusahaan pembayaran digital internasional Visa Inc. tersebut melibatkan 15 ribu responden di lebih dari 27 negara dan teritori.


Hasilnya, wisatawan Indonesia sangat mengandalkan informasi yang bersumber daring, dari perencanaan perjalanan (91 persen), pemesanan (82 persen), hingga akses untuk terkoneksi internet saat tiba di negara tujuan (82 persen). 

Studi tersebut juga memprediksi, jumlah rata-rata perjalanan luar negeri olah wisatawan Indoensia akan meningkat menjadi 5,4 persen dalam dua tahun ke depan, di mana sejauh ini hanya 5 perjalanan.
 
Bagi mereka, motivasi untuk bepergian diantaranya adalah untuk berekreasi bersama keluarga saat hari libur dan untuk menghilangkan kejenuhan.

(Baca juga: Ini yang Dilakukan Wisatawan Indonesia Saat Berlibur ke Singapura)


(Terkait destinasi, data Global Travel Intentions (GTI) menyebutkan bahwa Singapura, Malaysia, Jepang, Hong Kong, dan Australia menjadi destinasi wisata paling sering dikunjungi dalam dua tahun terakhir. Foto: Dok. Yatin Suleha)

"Studi GTI mengungkap sejumlah tren bepergian yang sangat menarik, termasuk bagaimana teknologi sudah menjadi bagian penting di setiap tahap perjalanan wisatawan Indonesia."

"Bepergian keluar negeri juga menjadi hal yang biasa bagi wisatawan Indonesia, berkat teknologi yang membuat kegiatan tersebut lebih mudah dan lebih murah dari sebelumnya," ungkap Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman dalam keterangan pers yang diterima Medcom.id baru-baru ini. 

Ponsel merupakan alat utama dalam memperoleh informasi secara daring bagi wisatawan Indonesia, dimana 79 persen responden mengandalkan gawai tersebut untuk merencanakan liburan.

Studi tersebut juga menunjukkan bahwa wisatawan Indonesia memilih untuk berlibur dengan keluarga dan kerabat, dimana 30 persen dari responden merencanakan perjalanan selanjutnya dengan tujuan untuk mempererat hubungan dengan keluarga dan kerabat terdekat.

Terkait destinasi, data tersebut menyebutkan bahwa Singapura, Malaysia, Jepang, Hong Kong, dan Australia menjadi destinasi wisata paling sering dikunjungi dalam dua tahun terakhir.






(TIN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360