Lemak yang terdapat di dalam daging wagyu memberikan sepotong daging wagyu kaya akan rasa. (Foto: Pexels.com)
Lemak yang terdapat di dalam daging wagyu memberikan sepotong daging wagyu kaya akan rasa. (Foto: Pexels.com)

Mengapa Daging Wagyu Harganya Mahal?

Rona kuliner
Raka Lestari • 22 April 2019 14:11
Daging wagyu berasal dari jenis ras sapi Jepang. Daging ini terkenal dengan pola marmer pada dagingnya yang punya kualitas terbaik. Pada jenis ras sapi Jepang ini kandungan asam lemak omega-3 dan omega-6lebih tinggi daripada daging sapi pada umumnya.
 

 
Jakarta:
Daging wagyu adalah daging yang terkenal dengan harganya yang sangat mahal karena memiliki tekstur yang sangat lembut dan memiliki sedikit rasa buttery ketika dimakan. Ini karena lemak yang terdapat di dalamnya yang memberikan sepotong daging wagyu kaya akan rasa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dan sepotong daging wagyu berkualitas tinggi dengan harga yang mahal itu bisa memberikan sensasi daging yang lumer di mulut ketika dimakan.
 
Dikutip dari Metro, Wagyu merupakan bahasa Jepang dari daging sapi. Wa (bahasa Jepang) dan Gyu (bahasa Jepang untuk daging sapi). Empat jenis sapi utama yang menghasilkan daging Wagyu adalah Japanese Black, Japanese Brown, Japanese Shorthorn dan Japanese Polled.
 
Wagyu modern biasanya merupakan persilangan antara keempat jenis sapi utama tersebut dengan jenis sapi impor seperti Brown Swiss, Devon, Shorthorn, Simmental, Ayrshire, dan Korean.
 
Kobe beef atau daging sapi Kobe merupakan salah satu daging sapi yang memiliki harga paling tinggi, yang merupakan tipe Wagyu yang berasal dari jenis sapi Tajima dan hanya bisa diternakkan di provinsi Hyogo di Jepang. Metode pembesaran itulah yang membuat daging sapi jenis ini memiliki harga yang mahal.
 
Mengapa Daging Wagyu Harganya Mahal?
(Sepotong daging wagyu berkualitas tinggi dengan harga yang mahal itu bisa memberikan sensasi daging yang lumer di mulut ketika dimakan. Foto: Pexels.com)
 
(Baca juga: Mencicipi Cita Rasa Wagyu Asli dari Jepang)
 
Di Jepang sendiri, untuk memenuhi persyaratan untuk menjadi daging Wagyu, sapi-sapi yang diternakkan harus dipelihara dan diberi makan sesuai dengan pedoman yang ketat.
 
Ada mitos yang menyebutkan bahwa untuk menghasilkan daging Wagyu, para sapi diberi bir dan dipijat setiap hari namun kenyataannya hal tersebut tidaklah benar.
 
Para sapi-sapi tersebut terkadang hanya disikat atau disisir untuk meningkatkan sirkulasi darah mereka dan menghilangkan stres.
 
Di Jepang, daging wagyu biasanya disajikan dalam hidangan seperti Sukiyaki dan Shabu Shabu, di mana daging sapi diiris secara tipis dan dimasak sebentar. Namun Anda bisa juga menemukan daging Wagyu di dalam steak, Japanese Sukiyaki hot pots, Yakitori, dan bahkan burger.
 
The Japan Meat Grading Association memberikan setiap daging Wagyu skor dari A-C berdasarkan hasil akhir dari daging tersebut dan range 1-5 untuk tingkat marbling, kepadatan, warna, dan kualitasnya secara keseluruhan.
 
Sebagian besar daging sapi Wagyu asli Jepang memiliki skor pada rentang antara A4-A5. Selain dari Jepang, sulit untuk menentukan tingkat kualitas daging Wagyu sehingga mungkin daging Wagyu yang berasal bukan dari Jepang bukanlah 100 persen daging Wagyu, melainkan campuran daging Wagyu dengan jenis lainnya.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif