Museum Vatikan Roma (Foto: Dok. Aysenuy Y/Unsplash.com)
Museum Vatikan Roma (Foto: Dok. Aysenuy Y/Unsplash.com)

Italia Segera Buka Kembali Destinasi Pariwisata

Rona wisata italia
Sunnaholomi Halakrispen • 30 Mei 2020 09:00
Jakarta: Italia telah menjadi salah satu negara yang paling parah dilanda pandemi covid-19. Setelah menerapkan lockdown atau pembatasan wilayah menyeluruh dan dalam waktu yang panjang, tetapi negara ini segera bangkit.
 
Pemerintah Italia telah mengumumkan bahwa para pelancong (traveler) Uni Eropa akan diizinkan masuk tanpa harus melalui masa karantina mulai 3 Juni 2020. Hal tersebut dinyatakan dengan risiko yang diperhitungkan untuk membuat industri pariwisata negara itu bergerak lagi.
 
"Kami menghadapi risiko yang diperhitungkan dalam pengetahuan bahwa kurva penularan akan naik lagi. Kita harus menerimanya, kalau tidak kita tidak akan pernah bisa memulai lagi," ujar Perdana Menteri Giuseppe Conte dalam pidato yang disiarkan televisi kepada negara itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini, Italia bersama dengan seluruh UE sekarang ini memiliki pembatasan pada semua perjalanan tidak penting dari luar Zona Schengen (pengelompokan 26 negara yang biasanya memiliki perbatasan terbuka), selain dari Inggris. Wisatawan dari negara-negara UE sebelumnya harus menjalani karantina dua minggu sebelum memasuki negara tersebut.
 
Italia Segera Buka Kembali Destinasi Pariwisata
(Terrasini, Sicilia, Italia. Foto: Dok. Ignacio Brosa/Unsplash.com)
 
Sementara itu, langkah-langkah yang diumumkan ialah langkah besar dalam upaya negara untuk memulai kembali ekonominya setelah lebih dari dua bulan terkunci. Namun, Austria dan Swiss di dekatnya masih memiliki pembatasan di tempat mengenai bepergian melintasi perbatasan.
 
Sementara banyak maskapai penerbangan telah membatalkan sebagian besar penerbangan kedua negara itu ke Italia, sehingga pembukaan kembali tidak akan menjadi proses yang mudah. Namun, para pejabat telah menjelaskan bahwa mereka ingin membuat segalanya bergerak.
 
"Saya tidak pernah berbicara, atau tidak pernah berpikir, untuk menutup perbatasan Italia bagi wisatawan untuk tahun 2020. Saya sedang mengerjakan yang sebaliknya," papar Giorgio Palmucci, Presiden Badan Turis Nasional Italia (ENIT) mengatakan kepada wartawan lokal bulan lalu. 
 
Penguncian Italia saat ini sedang dibuka secara bertahap, dengan semua toko dijadwalkan dibuka kembali pada 18 Mei dan kafe, restoran, dan bar akan menyusul. Semua museum, termasuk Museum Vatikan Roma, akan dibuka kembali secara perlahan sepanjang Mei. Namun, aturan jarak sosial yang ketat akan berlaku, dengan tiket dibeli secara online.
 
Basilika Santo Petrus di Vatikan dibuka kembali pada hari Senin 18 Mei setelah ditutup selama lebih dari dua bulan. Pulau Sisilia telah mengumumkan skema untuk memikat wisatawan kembali, dengan menawarkan liburan bersubsidi bagi pengunjung domestik dan internasional.

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif