Taiwan Visitors Association (TVA) secara resmi membuka kantornya yang berlokasi di Intiland Tower Sudirman. (Foto: Dok. Medcom.id/Kumara Anggita)
Taiwan Visitors Association (TVA) secara resmi membuka kantornya yang berlokasi di Intiland Tower Sudirman. (Foto: Dok. Medcom.id/Kumara Anggita)

TVA Buka Kantor Pertama di Indonesia

Rona wisata taiwan
Kumara Anggita • 17 Januari 2019 13:20
Jakarta: Taiwan Visitors Association (TVA) secara resmi membuka kantornya yang berlokasi di Intiland Tower Sudirman. TVA ingin memperkuat hubungan bilateral antara Taiwan dan Indonesia sekaligus memperkuat pertukaran dan pengembangan pariwisata antara kedua negara.
 
Sekertaris Umum TVA, Wu Chao-Yen menyatakan bahwa indonesia adalah tempat yang potensial bagi Asia-Pasifik, namun wisatawan yang pergi ke Taiwan terbilang sedikit. Oleh karena itu, TVA memutuskan untuk membangun kantor luar negri pertama yaitu di Indonesia.
 
“Dengan jumlah populasi yang mencapai 260 juta orang dan 10 juta turis yang pergi keluar negeri setiap tahunnya, Indonesia memiliki potensi sebagai outbond market terbesar di Asia-Pasifik," tuturnya di Jakarta, Kamis, 17 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Empat tahun berturut-turut, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Taiwan mencapai 10 juta, tetapi dari turis Indonesia tidak mencapai satu persen,” tambahnya lagi.
 
TVA Buka Kantor Pertama di Indonesia
(Taiwan Visitors Association (TVA) secara resmi membuka kantornya yang berlokasi di Intiland Tower Sudirman. Foto: Dok. Medcom.id/Kumara Anggita)
 
(Baca juga: Menengok Enam Kota Menawan di Taiwan)
 
TVA sendiri merupakan asosiasi turis terlama di Taiwan. Sebelumnya Taiwan sudah melakukan beberapa kerja sama dengan Indonesia.
 
“TVA didirikan pada tahun 1965 dan merupakan asosiasi tourism terlama di Taiwan. Pada tahun sebelumjya Taiwan Tourism Bureau menugaskan asosiasi Taiwan untuk menggelar travel fair di Indonesia sebanyak dua kali dan percaya bahwa market pariwisata Indonesia akan berkembang pesat,” tutur kepala Teto, Pak Chen John.
 
Wakil ketua untuk kerja sama investasi (deputy chairman for Investment cooperation), Wisnu Soedibjo berharap agar dengan didirkannya TVA, kerja sama antara Indonesia dan Taiwan bisa meningkatkan pariwisata seperti tahun 1993.
 
“Taiwan dulu 1993 berada di peringkat lima besar, sekarang di peringkat 18. Ini bukan karena penurunan minat investasi namun karena negara lain yang meningkat lebih cepat seperti Singapura, Korea, Jepang. Yang menduduki peringkat pertama sekarang adalah Singapura,” tuturnya pada Medcom.id.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi