Berikut protokol ketat yang diterapkan di Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan dan Ratu Boko oleh Kemenparekraf.  (Foto: Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf)
Berikut protokol ketat yang diterapkan di Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan dan Ratu Boko oleh Kemenparekraf. (Foto: Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf)

Protokol Ketat Uji Coba Pembukaan Taman Wisata Candi Prambanan dan Ratu Boko

Rona wisata Kemenparekraf
Kumara Anggita • 02 Juli 2020 13:47
Yogyakarta: Tempat wisata sedikit demi sedikit mulai buka. Begitu juga dengan Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko yang sudah menerapkan protokol kesehatan ketat bagi wisatawan dalam uji coba pembukaan Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan dan Ratu Boko pada hari Rabu, 1 Juli 2020 kemarin.
 
Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero), Edy Setijono mengatakan bahwa uji coba di Candi Prambanan dan Ratu Boko melengkapi uji coba di Candi Borobudur yang telah dilakukan lebih dulu sebelumnya. 
 
"Protokol kesehatan bagi wisatawan sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19 dan uji coba pembukaan operasional dilakukan setelah keluar izin dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)," kata Edy Setijono. 

Berikut protokol ketat yang diterapkan di TWC Prambanan dan Ratu Boko:

Protokol Ketat Uji Coba Pembukaan Taman Wisata Candi Prambanan dan Ratu Boko
(Pemeriksaan suhu badan tetap dilakukan sebelum memasuki tempat wisata. Foto: Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf)

1. Protokol kesehatan

Protokol kesehatan yang diterapkan diantaranya adalah physical distancing dengan imbauan untuk selalu menggunakan masker dan cuci tangan bagi para pengunjung. PT TWC mempersiapkan sarana cuci tangan di beberapa lokasi sekitar area Candi Prambanan dan Ratu Boko seperti di pintu masuk komplek TWC, area Candi, dan di lokasi penjualan suvenir.

2. Beli tiket online

Calon pengunjung juga disarankan untuk membeli tiket secara online melalui situs Ticket.borobudurpark.com. Sementara untuk pembelian tiket di loket dibatasi hanya 70 persen dari total tiket yang diperjualbelikan dan sisanya melalui reservasi online.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tujuannya untuk mengurai antrean di loket. Langkah ini sesuai dengan anjuran pemerintah terkait dengan social/physical distancing bagi tiap wisatawan yang berkunjung di destinasi yang dikelola PT TWC," katanya.

3. Pembatasan pengunjung

Dalam mendukung hal tersebut, PT TWC memberlakukan pembatasan jumlah pengunjung maksimal hingga 25 persen atau 1.500 pengunjung setiap harinya. PT TWC juga membatasi area kunjungan wisatawan di komplek Candi Prambanan. Wisatawan tidak diperbolehkan untuk naik ke atas Candi Prambanan dan menikmati keindahan candi dari pelataran zona 1.
 
Protokol Ketat Uji Coba Pembukaan Taman Wisata Candi Prambanan dan Ratu Boko
(Pemberlakuan social distancing juga dilakukan sebagai bagian dari New Normal dalam pembukaan tempat wisata. Foto: Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf)

4. Pembatasan jam operasional

Selain penerapan protokol kesehatan, PT TWC juga membatasi jam operasional TWC Prambanan dan Ratu Boko. Untuk TWC Prambanan dibuka dari pukul 08.00–16.00 WIB, sedangkan Ratu Boko beroperasi dari pukul 10.00–18.00 WIB. Dalam kurun waktu tersebut ada jeda istirahat selama 1 jam untuk membersihkan semua peralatan protokol kesehatan yang telah digunakan oleh wisatawan.
 
"Pelaksanaan uji coba ini akan dimonitor oleh tim dari pemerintah daerah," kata Edy. 
 
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Dampak Covid-19 di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Ari Juliano Gema mengatakan bahwa protokol ini diharapkan dapat meningkatkan standar kebersihan, kesehatan, dan keamanan di sektor pariwisata. 
 
Sekaligus peningkatan inovasi digital untuk memajukan sektor-sektor ekonomi kreatif Indonesia agar dapat bangkit pascapandemi covid-19. 
 
“Khusus sektor pariwisata, penerapan protokol normal baru tersebut bertujuan agar wisatawan dapat tetap berkunjung dengan tenang dan nyaman karena fasilitas pariwisata kini sudah semakin disempurnakan dengan standar Bersih, Sehat, Aman yang terverifikasi,” ujar Ari.
 

(TIN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif