Ada apa saja di Likupang, Destinasi Super Prioritas terbaru dari pemerintah? Berikut informasinya. (Foto: Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf)
Ada apa saja di Likupang, Destinasi Super Prioritas terbaru dari pemerintah? Berikut informasinya. (Foto: Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf)

Mengenal Likupang, Destinasi Super Prioritas Kelima

Rona wisata Kemenparekraf
Yatin Suleha • 04 Desember 2019 21:58
Jakarta: Likupang, sebuah nama baru bagi primadona destinasi wisata di Indonesia. Nama Likupang ditetapkan oleh presiden Joko Widodo pada 15 Juli 2019 lalu menjadi destinasi kelima super prioritas bersama empat destinasi Bali Baru yang lebih dulu masuk kluster super prioritas.
 
Empat destinasi sebelumnya antara lain Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.

Di mana Likupang?

Pertama kali mendengar nama Likupang, banyak yang menyangka itu adalah Kupang (NTT). Tapi salah, karena Likupang berada di Sulawesi, tepatnya di daerah paling utara di Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Luas Likupang sekitar 200 hektar. Likupang juga punya kawasan pesisir dan pantai berpasir putih.
 
Mengenal Likupang, Destinasi Super Prioritas Kelima
(Savana di atas Bukit Pulisan. Foto: Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Likupang bisa ditempuh dari Bandara Udara Sam Ratulangi, Manado sekitar 1 jam 15 menit. Anda akan menempuh jalan yang berkelok-kelok menuju daerah ini.
 
Menteri Pariwisata sebelumnya Arief Yahya menyebutkan masuknya Likupang menjadi destinasi super prioritas bersama empat Destinasi Bali Baru karena komitmen pimpinan daerahnya yang telah melakukan percepatan menjadi KEK (Kawasan Ekonomi Khusus).
 
Hal ini dikuatkan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Octavianus Estefanus Kandouw saat menerima rombongan wartawan peserta "Promosi Pariwisata pada Media Nasional" dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Manado, Sulawesi Utara akhir November lalu.
 
Ia mengatakan bahwa, "Fakta bukan ngarang, pertumbuhan turis internasional kami paling tinggi di Indonesia, dari 12.000 setahun, sekarang 12.000 sebulan," papar Wagub Sulut, Steven Octavianus pada rombongan.
 
Mengenal Likupang, Destinasi Super Prioritas Kelima
(Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Octavianus Estefanus Kandouw saat menerima rombongan wartawan peserta "Promosi Pariwisata pada Media Nasional" dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Manado, Sulawesi Utara. Foto: Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf)
 
Saat ini, ujar Steven, wisatawan mancanegara yang datang ke Sulawesi Utara masih didominasi wisatawan asal Cina yang memanfaatkan penerbangan langsung dari sejumlah daerah di Cina ke Manado.
 
Saat penerbangan langsung dibuka pertama kali pada 2016, jumlah penumpang sebanyak 40 ribu. Lalu meningkat pada 2017 sebesar 90 ribu, 2018 sebanyak 126 ribu, dan 2019 hingga November ini sebesar 129 ribu.   
 
Ia memaparkan bahwa untuk sampai ke (angka) itu, banyak faktor-faktor. "Komitmen pemerintah dahulu dilakukan destinasi menyusul," tukas Steven.
 
"Sulawesi Utara tidak hanya ingin diidentikkan sebagai Bunaken saja, kami memiliki banyak tempat indah lainnya seperti Likupang dan Pulau Lembeh," jelas Steven.
 
"Sulawesi utara juga memiliki gunung dan danau, sehingga kami ingin pariwisata Sulut dikenal berbasis ecotourism," papar Steven lagi.
 
Mengenal Likupang, Destinasi Super Prioritas Kelima
(Tepi pantai di Pulau Lihaga. Foto: Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf)

Ada apa di Likupang?

Sulawesi Utara tidak hanya Manado atau Bunaken saja yang seperti selama ini dikenal, tapi ada kecantikan alam lainnya yang tak kalah memesona.
 
Pulau Lihaga, pantai Paal, pantai dan gua Pulisan (tengah dibangun KEK), bukit Pulisan (masih dalam kawasan pantai Pulisan). Pantai Paal dan Pulisan adalah kawasan pesisir yang menjadi pusat KEK Pariwisata di Likupang.
 
Ambil misal Pulau Lihaga. Pulau yang bisa ditempuh dari desa Serei, kecamatan Likupang Barat, Minahasa Utara menyeberang sedikit kurang lebih 30 menit (atau dari Manado sekitar 90 menit). Dengan luas 8 hektar, pulau indah ini seperti surga pencinta pantai.
 
Mengenal Likupang, Destinasi Super Prioritas Kelima
(Anda bisa bersantai di tepian pantai yang sejernih kristal seperti di pantai Pulau Lihaga ini. Foto: Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf)
 
Bibir pantai yang landai, pasirnya yang seperti susu bubuk putih yang lembut, dikelilingi beberapa pulau kecil dan air laut yang jernih jadi magnet diver dan turis lain. Saking jernihnya, terbangkan drone hingga setinggi pulan meter, masih terlihat jelas jajaran karang di bawah lautnya.
 
Menemukan si belang orange putih, Dori bukanlah hal yang mustahil dan sulit karena Dori dan teman-temannya berenang bebas di area ini.
 
Lain hal dengan pantai Paal dan Pulisan. Dua pantai ini berombak cukup besar. Seperti punya gradasi di bibir pantainya sehingga ombak cukup tinggi. Sama cantiknya dengan pasirnya yang putih serta halus.
 
Tambah lagi pengalaman Anda ke Bukit Pulisan di pulau seberang (sekitar 10 menitan) dari tepi pantai Pulisan Anda bisa menyambangi hamparan padang rumput di atas bukit Pulisan. Tracking sekitar 30 menit kemudian Anda bisa menikmati puncak kawasan pantai Pulisan dan Tanjung Pulisan.
 
Mengenal Likupang, Destinasi Super Prioritas Kelima
(Birunya laut serta jernihnya air hingga jajaran karang bawah laut terlihat dari ketinggian. Foto: Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf)

Mengenal KEK Pariwisata Likupang

1. Menurut Menteri Pariwisata sebelumnya Arief Yahya, pengusulan calon KEK Likupang ini sudah siap dengan lahan yang clear and clean seluas 197 hektar dan sisanya seluas kurang lebih 600 hektar dalam proses penyelesaian. Sehingga luas total KEK Likupang mencapai hampir 800 hektar.
 
2. Sejak diusulkan menjadi salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pada 27 Maret 2019 lalu, pengembangan infrastruktur di Likupang terus dikebut. Infrastruktur yang menjadi perhatian antara lain pelebaran jalan tol, perluasan terminal Bandara Sam Ratulangi, penambahan hotel, peningkatan jalan nasional non-tol Sulawesi Utara.
 
3. Dikutip dari Kek.go.id, KEK Pariwisata sendiri adalah zona pariwisata diperuntukkan bagi kegiatan usaha pariwisata untuk mendukung penyelenggaraan hiburan dan rekreasi, pertemuan, pameran serta kegiatan terkait.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif