Koordinator Regional 1 Area 1 Kemenparekraf, Taufik Nur Hidayat, Setyo Irawan perwakilan dari Disporapar, dan Ketua Forwaparekraf, Johan Sompotan (Foto: A. Firdaus/Medcom.id)
Koordinator Regional 1 Area 1 Kemenparekraf, Taufik Nur Hidayat, Setyo Irawan perwakilan dari Disporapar, dan Ketua Forwaparekraf, Johan Sompotan (Foto: A. Firdaus/Medcom.id)

3 Tantangan Disporapar Bangkitkan Pariwisata Jawa Tengah

Rona pariwisata indonesia covid-19
A. Firdaus • 29 September 2020 06:35
Semarang: Sebanyak 427 obyek wisata di Jawa Tengah akhirnya telah dibuka. Ratusan obyek tersebut telah memenuhi persyaratan dari Gugus Tugas Covid-19 setempat.
 
Namun untuk mencapai hal tersebut tak mudah. Setyo Irawan, perwakilan dari Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, menyadari kesulitan yang dihadapi dalam membangkitkan sektor pariwisata di Jawa Tengah.
 
Setidaknya ada tiga tantangan yang harus bisa ditaklukkan demi bangkitnya sektor pariwisata Jawa Tengah. Berikut di antaranya:

1. Kedisiplinan masyarakat

Tak dapat dipungkiri kalau kedisiplinan menjadi barang mahal dalam mencegah penyebaran Covid-19. Jadi selama ini kedisiplinan masyarakat untuk menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak di tempat wisata masih sangat sulit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sehingga banyak Kabupaten/Kota, mungkin agak berpikir seribu kali terkait kedisiplinan masyarakat terkait dengan protokol kesehatan di tempat wisata yang ada di Jawa Tengah," ujar Setyo saat konferensi pers Pariwisata Jawa Tengah di Era Adaptasi Kebiasaan Baru, Senin 28 September.

2. Sarana dan prasarana

Kemudian masalah yang kedua, terkait pemenuhanan sarana prasarana protokol kesehatan. Otomatis dengan dibukanya daya tarik wisata, pengelola harus menyiapkan protokol kesehatan. Seperti tempat cuci tangan, masker, dan lain-lain.

3. Pengawasan

Yang ketiga, terkait pengawasan pengelola objek wisata. Jadi tadi masyarakat yang susah disiplin, sarana dan prasarana kurang, serta tidak menggunakan masker, kini harus menjadi permasalahan pengelola obyek wisata untuk bisa menegur.
 
(FIR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif